Langkat CN – Polres Langkat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial (bansos). Kali ini, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., menyambangi pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jamik Al Amin di Jalan Makmur, Dusun III, Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (9/10/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, Kapolres Langkat menyerahkan bantuan berupa dana dan 20 sak beras kepada pengurus BKM Jamik Al Amin serta masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi warga, sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Langkat didampingi Kabag Ops Kompol Firman Perangin-angin, S.H., Kabag SDM AKP Novi Setyawan Putra, S.Or., M.Pd., Kasat Binmas IPTU Sigit Adrianto, S.E., Kasi Propam IPTU Ferry Irmawan, S.H., M.H., Kasi Keu IPTU M. Adi, S.H., KBO Intelkam IPTU Widayat, S.H., serta personel Satbinmas Polres Langkat.
Turut hadir Kepala Desa Banyumas Joko Syahputra, S.E., Ketua BKM sekaligus Kepala Dusun Zakaria, S.Pd.I., Ustaz Zulfandi, S.Pd.I., tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.
AKBP Hannry P.H. Tambunan menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Sejalan dengan slogan “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolres mengajak warga membangun komunikasi dua arah dengan kepolisian agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bijaksana.
Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menghakimi seseorang berdasarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
BACA logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Jangan terburu-buru menghakimi atau menyebarkan persoalan hanya karena ingin viral di media sosial. Mari kita kedepankan komunikasi, berdiskusi, dan mencari solusi bersama agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Selain mengajak masyarakat bijak bermedia sosial, Kapolres Langkat juga mendorong partisipasi aktif warga dalam mendukung berbagai kegiatan kepolisian.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui kegiatan pos keamanan lingkungan (poskamling) secara bergiliran. Warga juga diingatkan untuk menaati aturan berlalu lintas, menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan atau knalpot brong.
Sebagai langkah memperkuat koordinasi hingga tingkat desa dan kelurahan, Kapolres Langkat turut menyampaikan program penunjukan satu orang narahubung di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Langkat.
Narahubung tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, sehingga berbagai persoalan dapat segera dikoordinasikan bersama tiga pilar kamtibmas, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala desa atau lurah.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memberikan ruang kepada masyarakat menyampaikan aspirasi, masukan, maupun persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, Kapolres Langkat menyerahkan bantuan dana dan 20 sak beras kepada BKM Jamik Al Amin serta masyarakat sekitar.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polres Langkat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Kegiatan ditutup dengan pengucapan slogan “Salam Polisi, Polisi Bersama Masyarakat”.
POLISI LANGKAT – GARUDA KSATRIA
Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.
(Zulfan nasution)