Langkat Bahorok CN – Peningkatan akses layanan keagamaan yang inklusif, yang menyasar wilayah pembinaan organisasi kemasyarakatan Islam dengan membangun kerjasama mitra dakwah sehingga dampak layanan keagamaan menjangkau lebih luas sampai daerah 3T yaitu Tertinggal, Terdepan dan Terluar. Dengan menggandeng mitra dakwah seperti organisasi kemasyarakatan Islam maupun komunitas dan aktivis dakwah lainnya. Tugas pokok KUA Kecamatan tidak hanya tentang administrasi pencatatan pernikahan dan rujuk saja tetapi juga hadir ditengah masyarakat menyampaikan pesan pembangunan melalui bahasa agama.
Kepala Kantor urusan agama kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir. S. Sos. I, S. Pd. I, MM menginisiasi pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektoral organisasi kemasyarakatan Islam sekecamatan Bahorok yang dilaksanakan diruang aula kantor camat Bahorok, Rabu (14/10/2026). Rapat koordinasi ini bertujuan menyatukan derap langkah dakwah islamiyah dengan mengaktifkan kembali ormas Islam yang vakum dan mengapresiasi kepada ormas Islam maupun komunitas-komunitas yang selama ini aktif dalam dakwah dan syiar Islam serta peduli terhadap pembangunan perekonomian umat melalui bantuan donasi, sedekah kepada fakir miskin dan anak yatim piatu.
Masih menurut Kurnia bahwa Rapat koordinasi ini dirangkai dengan musyawarah kecamatan (muscam) bersama Al-Jam’iyatul Washliyah kecamatan Bahorok dan Kecamatan Sirapit serta penguatan kepengurusan Al-Hidayah Kecamatan Bahorok yang mengadakan reshuffle kepengurusan yang menjadi Pengurus Antar Waktu yang merupakan bagian dari pembinaan Ormas Islam sekaligus membangun mitra dakwah realisasi dari implementasi layanan Keagamaan Berdampak program prioritas kementerian agama Republik Indonesia yang harus mampu diejawantahkan KUA Kecamatan.
Camat Bahorok yang diwakili kepala seksi Pemerintahan Andri Ansari Tarigan , S. Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Langkat religius sangat dibutuhkan peran tokoh agama yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan melalui program dakwah pendidikan agama dan keagamaan.
Sementara itu ketua PD. Al-Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Langkat Drs.H. Syahrizal MZ dalam sambutannya ketika membuka acara secara resmi mengapresiasi kepala kantor urusan agama kecamatan Bahorok yang menginisiasi kegiatan ini sehingga tidak hanya musyawarah cabang bersama Al-Washliyah yang dilaksanakan tetapi juga ada rapat koordinasi lintas sektoral Ormas Islam sekecamatan Bahorok menjadi warna dan semangat tersendiri dalam membangun spirit kemitraan dalam dakwah. Musyawarah kecamatan Al-Washliyah memilih secara musyawarah mufakat melalui tim formatur Tugianto, SE sebagai ketua Al-Washliyah Kecamatan Bahorok dan Suliadi, SE sebagai ketua Al-Washliyah Sirapit, masing -masing bertindak menjadi ketua tim formatur dan akan menyusun kepengurusan periode 2026-2031.
Hadir pada acara tersebut MUI, IPHI, PC-Muhammadiyah, Al-Hidayah, DMI, BKPRMI, KOMPAK, X-PAY, Ikatan Guru Al-Washliyah MIS Al-Washliyah Bahorok, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam Sekecamatan Bahorok.
Editor (zulfan nasution)










