Dugaan Tambang Galian C Ilegal Polres Tebing Tinggi Turun ke Lokasi: Tak Ditemukan Aktivitas”

oleh
oleh

Tebing Tinggi.CN- Menanggapi adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas tambang galian C ilegal, Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lapangan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lokasi, pihak kepolisian memastikan tidak menemukan adanya aktivitas penambangan liar seperti yang dikeluhkan.

Pengecekan ini dilakukan oleh personel Unit II Tipidter Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Ipda I Kadek Agus Dana Putra, S.Tr.K., M.H., bersama Aiptu Obi M. Hutasoit, S.H., dan Briptu Roy Ikhsan Harahap, S.H.

BACA  Dampak Kabut Asap, Polres Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
example banner

Kapolres Tebing Tinggi melalui Kanit Tipidter Ipda I Kadek Agus Dana Putra menjelaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan tindak lanjut atas fungsi pengawasan kepolisian dan respon terhadap aduan warga. Petugas turun ke lokasi di Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai sekitar pukul 11.45 WIB pihak Kepolisian langsung turun ke titik lokasi yang dilaporkan oleh masyarakat untuk memastikan situasi di lapangan. Setelah dilakukan penyisiran dan pengecekan secara menyeluruh di area tersebut, namun tidak menemukan adanya aktivitas penambangan galian C ilegal yang beroperasi.

BACA  Desa Lubuk Dalam Wakili Kabupaten OKU dalam Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Provinsi Sumsel

Meskipun saat pengecekan kondisi di lapangan nihil aktivitas, pihak Polres Tebing Tinggi menegaskan akan tetap melakukan pemantauan secara berkala demi mengantisipasi adanya pelanggaran hukum serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap kritis dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan kembali jika menemukan indikasi atau aktivitas mencurigakan yang melanggar hukum di kemudian hari. (Zai)

No More Posts Available.

No more pages to load.