Polsek Baturaja Timur Hadiri Musyawarah Desa Tanjung Baru Bahas Mekanisme Pemilihan Anggota BPD

oleh
oleh

BATURAJA TIMUR CN- – Polsek Baturaja Timur melalui Bhabinkamtibmas Aiptu Sholahuddin menghadiri kegiatan Musyawarah Desa tentang Mekanisme Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Baru, yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026), sekira pukul 14.00 WIB, bertempat di Kantor Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

 

example banner

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKU yang diwakili Kabid Pemdes M. Ramdhoni, S.H., Camat Baturaja Timur Doni Heridadi, S.STP., M.Si., Kepala Desa Tanjung Baru Subri Bustan, S.T., Ketua BPD Sugiarto Wijaya, S.P., Babinsa, Ketua Panitia Pemilihan/Pengisian Anggota BPD Hasyim Su’ud beserta anggota panitia, para bakal calon/calon anggota BPD, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

BACA  Operasi Razia Sarang Narkoba Berlangsung Semalam, 2 Pengguna Diamankan di Kawasan Hiburan Tapung

 

Musyawarah desa tersebut dilaksanakan untuk membahas dan menyepakati mekanisme pemilihan anggota BPD Desa Tanjung Baru agar seluruh tahapan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Dalam pembahasan, peserta musyawarah menyepakati bahwa pemilihan anggota BPD akan dilaksanakan secara langsung dengan sistem perwakilan, yakni satu suara untuk setiap Kartu Keluarga (KK) pada masing-masing daerah pemilihan (Dapil). Pemilihan akan dilaksanakan pada empat Dapil yang telah ditetapkan, dengan jadwal pemungutan suara secara bergilir selama empat hari atau satu hari untuk setiap Dapil.

 

Selain itu, mekanisme pemilihan keterwakilan perempuan dalam keanggotaan BPD juga dibahas secara khusus. Disepakati bahwa pemilihan keterwakilan perempuan dilaksanakan secara langsung dengan sistem perwakilan, yaitu satu suara untuk setiap KK, serta dilakukan secara terpisah dari pemilihan anggota BPD berdasarkan Dapil. Adapun jadwal dan teknis pelaksanaannya akan ditetapkan melalui kesepakatan bersama dengan mempertimbangkan kesiapan panitia dan kelancaran kegiatan.

BACA  Polres Oku Gelar Jumat Keliling Di Masjid Al-Magfiroh Desa Pusar, Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat

 

Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menyepakati lokasi tempat pemungutan suara (TPS), yaitu Dapil 1 dan keterwakilan perempuan bertempat di Kantor Desa Tanjung Baru, Dapil 2 di Simpang 3 SPBU, Dapil 3 di Aneka Rasa, serta Dapil 4 di samping rumah Sarkawi (Stadion).

 

Kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Baturaja Timur dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa serta upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia pemilihan, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

 

Melalui kegiatan musyawarah ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami dan melaksanakan hasil kesepakatan bersama dengan mengedepankan prinsip musyawarah, transparansi, keadilan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

 

Polsek Baturaja Timur melalui Bhabinkamtibmas juga akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan situasi kamtibmas selama tahapan pemilihan anggota BPD Desa Tanjung Baru berlangsung, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

 

Kegiatan musyawarah desa berakhir sekira pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

No More Posts Available.

No more pages to load.