Derita Warga Manggala Jonson, Jembatan Penghubung Rubuh Total, Janji Pembangunan Hanya Omon-Omon

oleh
oleh

Rohil.CN- Janji manis tinggal janji. Kondisi memprihatinkan terjadi di Kepenghuluan Manggala Jonson, Kecamatan tanah putih . Jembatan vital penghubung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga dilaporkan rubuh total dan tidak bisa dilalui sama sekali.

Ambruknya jembatan ini bukan sekadar peristiwa infrastruktur, melainkan potret nyata terputusnya urat nadi perekonomian masyarakat. Petani tidak bisa mengangkut hasil panen, anak sekolah terpaksa memutar jauh, dan akses kesehatan menjadi lumpuh.

example banner

Padahal, jembatan tersebut sebelumnya sudah berulang kali dikeluhkan dan dijanjikan akan mendapat perhatian pemerintah. Namun hingga rubuh total, tidak ada tindakan nyata di lapangan.

BACA  Bantu Kelancaran Aktivitas Warga di Pagi Hari, Personel Brimob Polda Sumut Bersiaga di Persimpangan Padat Lalu Lintas Kota Medan

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Rokan Hilir angkat bicara dan mendesak Bupati Rokan Hilir untuk tidak tutup mata.

“Kami minta Bupati Rokan Hilir turun langsung ke lapangan, lihat sendiri penderitaan warga Manggala Jonson. Jangan hanya menerima laporan manis dari bawah yang menyebut semua baik-baik saja. Jembatan ini sudah rubuh total, ini darurat!” tegas Wakil Ketua AWI Rohil.

BACA  Wakapolres Langkat Pimpin Gatur Lalin Pagi, Hadirkan Pelayanan Nyata bagi Pengguna Jalan

Menurutnya, Pemkab Rohil tidak boleh lagi berlindung di balik alasan klasik soal anggaran dan perencanaan. Ketika jembatan sudah ambruk total, yang dibutuhkan warga adalah tindakan cepat tanggap, bukan lagi wacana dan kajian bertele-tele.

“Jangan sampai warga menilai pemerintah daerah abai terhadap infrastruktur di pelosok. Manggala Jonson juga bagian dari Rokan Hilir, rakyatnya juga membayar pajak. Mereka butuh akses, bukan janji,” tambahnya.

BACA  Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara saat Car Free Day

AWI Rohil mendesak Dinas PUPR provinsi segera melakukan audit teknis dan menetapkan status tanggap darurat untuk pembangunan kembali jembatan tersebut. Selain itu, Inspektorat diminta menelusuri apakah ada kelalaian dalam pemeliharaan jembatan tersebut selama ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR provinsi maupun Bupati terkait kapan jembatan Manggala Jonson akan dibangun kembali.

 

(Tim AWI Rohil)

No More Posts Available.

No more pages to load.