Langkat Bahorok CN – Wawasan keislaman adalah cara pandang yang merujuk pada pemahaman dan pengetahuan yang luas dan mendalam tentang ajaran-ajaran Islam, serta nilai-nilai dan praktik yang terkait dengan agama tersebut.
Wawasan keislaman mencakup pemahaman tentang keyakinan dasar, hukum syariat, praktik ibadah, sejarah dan tradisi Islam, serta pemikiran dan filsafat Islam.
Dalam konteks yang lebih luas, wawasan keislaman juga mencakup pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana membangun hubungan yang baik dengan Allah, sesama manusia, dan alam sekitar.
Wawasan keislaman penting bagi mahasiswa yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang agama Islam, atau bagi mereka yang ingin mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Wawasan keislaman mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk akhlak, etika, dan moralitas Islam. Pemahaman tentang ajaran Islam yang mendalam juga memperbolehkan individu khususnya para mahasiswa untuk mengembangkan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap isu-isu sosial yang berkaitan dengan Islam, seperti kemiskinan, kesenjangan sosial,dan pelestarian lingkungan.
Selain itu, wawasan keislaman juga mencakup pemahaman tentang pluralisme agama dan keragaman budaya, sehingga individu dapat memahami dan menghormati keyakinan dan budaya orang lain tanpa mengabaikan keyakinan dan nilai-nilai sendiri, ini yang disebut moderasi beragama, sehingga meningkatkan Kerukunan dan cinta kemanusiaan, saling menghormati dan toleransi.
Untuk memperluas wawasan keislaman, mahasiswa dapat memperdalam studi tentang Al-Quran, Hadis, sejarah Islam, dan berbagai topik lain yang berkaitan dengan agama Islam.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I, S. Pd. I. MM dihadapan mahasiswa peserta Latihan Kader Dasar Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) Kabupaten Langkat di gedung PKK Stabat, Sabtu (24/10/2026). Lebih lanjut Kurnia yang didampingi penyuluh agama Islam Surya Adinata,PA, S.Pd, SH memaparkan bahwa mahasiswa wajib terus meningkatkan wawasan keislamannya sehingga tidak gagal paham dalam beragama baik dalam aqidah, ibadah dan muamalah serta memahami konsep Islam , iman dan Ihsan secara baik dan benar dalam kepribadian maupun dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara, ungkap mantan aktivis mahasiswa Al-Jam’iyatul Washliyah ini menutup materinya.
Sebelumnya ditempat yang sama, ketua umum pimpinan daerah Al-Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Langkat Drs. H. Syahrizal, MZ bersama sekretaris umum Herman Syahril, S.Sos, S. Pd. MM menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan HIMMAH sebagai organ bagian Al-Washliyah ini, sebagai sebuah proses regenerasi kader dan penerus Al-Washliyah untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di masa depan.
Latihan Kader Dasar yang mengusung tema membentuk kader yang berintegritas, intelektualitas, berjiwa kepemimpinan dan berkomitmen pada perjuangan organisasi yang diikuti 17 orang peserta dilaksanakan mulai tanggal 22-25 Oktober 2026, menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya serta dikelola asuh dalam bimbingan instruktur dari PW HIMMAH Provinsi Sumatera Utara.
Editor (zulfan nasution)











