Lampung Barat CN – Kecamatan Pagar dewa – Pemerintah pekon Mekar sari dan Sukajaya Kecamatan Pagar dewa Kabupaten Lampung Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan pekon (Musrenbangpek) penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2024 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) 2025 di Aula Kantor balai pekon setempat. Senin (22/01/2024)
Kegiatan ini dihadir oleh Camat Kecamatan Pagar dewa Mat Patoni, S,sos, M,si, beserta Jajaran nya, Kasubag kasi kecamatan, Kepala Puskesmas Desmalia,S, St, PJ, peratin pekon Mekar sari Jamil dan Peratin pekon Sukajaya Pebra Saputra, Bidan desa, Danramil sekincau di wakili oleh Babinsa Sertu Pebriansyah, Bhabinkamtibmas Polsek sekincau Aiptu Harsono, Kepala sekolah SD Sukajaya dan SMP Pagar dewa, Kepala KUA, Kepala penyuluhan pertanian Taswin beserta jajaran kecamatan Pagar dewa, Ketua LHP, Seluruh apatur pekon, Pendamping Desa (PD ) dan Pendamping Lokal desa (PLD) tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah undangan.
Dalam Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 21 Tahun 2020 pada Pasal 22 ayat (4) bahwa RKP Desa disusun tahun berjalan dan ditetapkan paling lambat akhir bulan September tahun berjalan. RKP Desa yang telah disusun ditetapkan dengan Peraturan Desa dan disepakati/disetujui bersama BPD.
Camat pagar dewa Mat Patoni, S,sos,M,Si, menyampaikan “Maksud dan tujuan dari Musrenbangpek sendiri adalah Dilaksanakannya model perencanaan partisipatif di tingkat pekon yang melibatkan semua komponen masyarakat, lembaga kemasyarakatan, swasta dan pemerintah desa/lembaga pemerintah lainnya yang ada di pekon, sedangkan tujuan yang hendak dicapai dengan dilaksanakannya musrenbanpek adalah:
Dalam Penyusun RKP, Tim Verifikasi, Bidan Desa, Guru Paud, serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh perwakilan dinas instansi yang ada di Pekon, kecamatan Pagar dewa kabupaten Lampung Barat antara lain, :
1. Menyepakati prioritas kebutuhan dan masalah yang sangat mendesak untuk direalisasikan dalam bentuk program maupun kegiatan pada tahun perencanaan/ tahun yang akan datang.
2. Menyepakati tim delegasi pekon yang akan memaparkan masalah yang menjadi kewenangan daerah yang berada di wilayah pekon pada forum Musrenbang pekon tingkat kecamatan.
Pekon mekarsari untuk Prioritas yang termasuk kedalam RKPDes pekon adalah pembangunan infrastruktur jalan, talud, serta sarana prasarana pekon yang lain termasuk pembangunan jalan usaha tani, Ketahanan pangan sumberdaya manusia, kelompok tani untuk ekonomi yang lebih baik lagi.
Pekon Sukajaya yang termasuk ke dalam usulan prioritas, Untuk usulan dari APBD jalan poros dan jalan lingkar, program ketahanan pangan terutama jalan pertanian, persawahan, infrastruktur pembangunan jalan, juga masalah penerangan atau PLN, pasca pandemi Covid-19 sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat.
Peratin Pekon Sukajaya Pebra Saputra dalam kesempatan ini menambahkan Yang harus jadi “Prioritas pembangunan pekon yang paling utama adalah infrastruktur pekon yang belum terselesaikan maupun terealisasi tahun sebelumnya baik fisik maupun non-fisik sesuai dan tetap memadupadankan dengan arahan dari pemerintah.”.
“Selain RKPdes TA 2024, dalam musrenbangpek ini juga dipaparkan mengenai Daftar Usuan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) untuk Tahun Anggaran 2025, yang disusun berdasarkan kamus usulan dari pemerintah daerah melalui Aplikasi SIPD, Sistem Informasi Pembangunan Daerah.
Dan untuk rembuk stanting pekon Sukajaya dan Mekar sari ini data anak-anak yang kena stanting pihak puskesmas pagar dewa harus juga melihat aspek kehidupan masyarakat, yang anak stanting kana penyakit keturunan seharus nya jangan didata anak stanting, ” Tegasnya.
Di kesempatan yang sama juga Sekretaris Kecamatan Pagar dewa Yoga sugama, “mengamati untuk usulan DURKP Tahun 2025 pekon Mekar sari dan pekon Sukajaya sudah sesuai dengan panduan teknis SIPD, tinggal melaksanakan prosedur input nanti pada periode Januari 2024 dengan melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan.
Dengan adanya musrenbangpek ini diharapkan rencana kegiatan pemerintah dapat tersusun sistematis dan semua komponen baik dari pemerintah pekon maupun lembaga dan masyarakat pekon dapat bersinergi untuk mendorong pembangunan infrastruktur pekon guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dan bisa bersinergi dengan kebijakan pembangunan daerah, ” Jelasnya.
Ditempat yang sama Kepala UPT Puskesmas, Kecamatan Pagar dewa Desmalia, S,St, Atau yang mewakili menyampaikan” Dari hasil Musren Pekon dalam rangka rembuk pencegahan stunting pemberian PMT dan Bumil masih akan berlanjut, dalam hal ini juga kemasing masing Pekon dengan melakukan penyuluhan dan menggalakan posyandu.
1. Di posyandu balita dan posyandu bumil materi gizi ( makanan bergizi ) dan cara pembuatannya protein tinggi dengan bahan makanan telor,susu dan lain lain
2. Penyuluhan rumah sehat atau tidak sehat,sanitasi dan jambanisasi karena masing masing Pekon sudah pranika dengan menghidupkan post. Remaja.
3. Penyuluhan tentang remaja pranika dengan menghidupkan post. Lansia.” Tutupnya.
(Hendra CN)







