Peringati Hari Koperasi ke-78, Pemkab Garut Luncurkan 442 Koperasi Merah Putih di 442 Desa/Kelurahan

oleh

GARUT, Tarogong Kidul | CN – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjadi inspektur pada Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (12/7/2025).

 

example banner

Bupati Garut mengungkapkan rasa syukurnya atas perayaan Hari Koperasi ke-78 ini. Ia menekankan bahwa inti dari peringatan ini adalah untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah pusat, yang juga diimplementasikan di daerah, agar koperasi menjadi salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Garut.

 

“Kita bersyukur bahwa hari ini bisa merayakan Peringatan Hari Koperasi ke-78. Intinya adalah menegaskan kembali tentang komitmen pemerintah pusat, kita juga supaya menjadikan koperasi salah satu (pilar) ekonomi di Kabupaten Garut khususnya,” ujar Bupati Syakur.

 

Bupati Garut juga melihat peluang besar bagi koperasi ke depan, terutama dengan adanya program pemerintah termasuk MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang akan memberikan kesempatan luas bagi koperasi untuk berkiprah. Ia menekankan, diharapkan dapat berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian, salah satunya dengan menjadi penyedia bahan pangan dan makanan. Tak hanya itu, imbuh Syakur, rencana pembentukan klinik desa juga menjadi kesempatan emas bagi koperasi.

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

 

“Kita juga melihat bahwa ini peluangnya sangat besar, karena ke depan ada program pemerintah termasuk MBG di dalamnya yang akan memberikan kesempatan kepada koperasi untuk berkiprah,” tambahnya.

 

Dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga sosial, Ikatan Notaris, Kantor Pajak Pratama, BNI, dan lainnya, menjadi kunci keberhasilan program ini. Bupati Garut mengapresiasi koordinasi yang telah dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi, Ridzky Ridznurdhin, seraya berharap koperasi dapat cepat maju.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperingati Hari Koperasi ke-78, tetapi juga berbarengan dengan peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ridzky menyampaikan rasa syukurnya karena sejak 24 Juni 2025, koperasi ini telah terbentuk di 442 desa dan kelurahan di Kabupaten Garut.

BACA  Polda Sumut Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah, Brimob Bagikan Makanan Gratis kepada Masyarakat

 

“Ya ini kegiatan dalam rangka Hari Jadi Koperasi ke-78 ya, intinya adalah bersamaan juga dengan launching Koperasi Desa/ Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Garut yang alhamdulillah sejak tanggal 24 Juni 2025 sudah terbentuk di 442 desa dan kelurahan,” terang Ridzky.

 

Pada kesempatan ini, dilakukan pula pembagian Surat Keputusan Menteri Hukum yang dilengkapi dengan semua perizinan operasional (NIB), NPWP, serta nomor rekening bank yang didukung oleh BNI dan PT Pos. Hal ini menunjukkan kolaborasi erat antara semua komponen dan unsur, baik dari pemerintah maupun non-pemerintah, termasuk perbankan, untuk mendukung program strategis nasional, yaitu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

 

Ridzky berharap, Koperasi Merah Putih ini akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan dan kelurahan. Koperasi ini akan menyediakan berbagai unit layanan, mulai dari layanan sembako, logistik, pergudangan, simpan pinjam, apotek, klinik desa, hingga potensi usaha masing-masing desa.

BACA  Kepengurusan Koperasi Produsen Makarti Jaya resmi mengantongi rekomendasi DKUKMPP Kotim dan akta notaris sebagai dasar hukum menjalankan organisasi.

 

“Jadi koperasi itu sekali lagi bukan tujuan akhir tapi koperasi itu alat bagaimana nanti masyarakat bisa lebih sejahtera melalui koperasi. Nah itu harapannya,” tegas Ridzky.

 

Ridzky menerangkan, setelah pembentukan koperasi, fokus selanjutnya adalah penguatan sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan bagi para pengurus dan pengawas. Tahap berikutnya adalah penguatan kelembagaan dengan penyusunan SOP dan mekanisme kerja, kemudian masuk ke fase pembiayaan dan pendanaan untuk penguatan modal koperasi.

 

Terakhir, Ridzky memaparkan bahwa beberapa penghargaan yang diberikan dalam momentum Hari Koperasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat baru bagi para insan koperasi khususnya di Kabupaten Garut.

 

“Jadi diharapkan dengan adanya momentum penghargaan ini memberikan semangat lagi kepada seluruh penggiat koperasi, gerakan koperasi di Garut bersemangat, kompak, melihat tokoh-tokoh atau lembaga-lembaga koperasi yang mendapatkan penghargaan. Jadi menjadi role model contoh,” pungkas Ridzky.

(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.