Dukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Lapas Tebing Tinggi Tanam Pohon Kelapa Bersama Stakeholder

oleh
oleh

Tebing Tinggi-CN|Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mewujudkan pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan penanaman pohon kelapa di lahan produktif milik Lapas, Selasa (9/9), mulai pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan internal Lapas, tetapi juga menggandeng sejumlah stakeholder dan dilaksanakan secara hybrid. Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Keimigrasian, turut mengikuti acara ini secara daring melalui platform Zoom.

BACA  Polsek Tapung Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 11,02 Gram dan Uang Hasil Jual Beli Rp1,398 Juta
example banner

Turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini Kepala Lapas Tebing Tinggi Dede Mulyadi, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Rudy B. Purba, Kasubsi Giatja Ahmad Masrury Siregar, jajaran staf, serta perwakilan stakeholder dari berbagai instansi dan mitra kerja.

Dalam sambutannya, Kalapas Dede Mulyadi menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program penghijauan, melainkan bagian dari strategi besar dalam mendukung program ketahanan pangan serta pembekalan keterampilan bagi warga binaan.

“Penanaman pohon kelapa ini merupakan langkah nyata Lapas Tebing Tinggi dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan pelatihan dan keterampilan pertanian yang dapat menjadi bekal kehidupan warga binaan setelah bebas nanti,” ujarnya.

BACA  BNCT Perkuat Sinergi dengan Agen Maersk, Dorong Peningkatan Kinerja Layanan di Belawan

Dede juga menjelaskan bahwa pohon kelapa dipilih karena nilai ekonomisnya yang tinggi serta potensi diversifikasi produk olahan yang luas. Selain buahnya yang bisa dikonsumsi, bagian-bagian lain dari pohon kelapa memiliki nilai guna yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai jual.

Program ini diharapkan dapat memberikan tiga manfaat utama: menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan ketersediaan pangan lokal, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia warga binaan di sektor pertanian.

BACA  Polres Tebing Tinggi dan MUI Perkuat Kerja Sama Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Hukum dan HAM dalam mendorong optimalisasi lahan Lapas dan Rutan untuk kegiatan produktif yang bernilai ekonomi dan sosial.

Dengan semangat kolaboratif bersama para stakeholder, Lapas Tebing Tinggi menunjukkan peran aktif sebagai institusi pembinaan yang turut berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Tak hanya membina, tetapi juga memberdayakan – menjadikan Lapas sebagai pusat pertumbuhan, bukan sekadar tempat pembatasan. (Zai)

No More Posts Available.

No more pages to load.