Desak kasus pemukulan warga  di PT KIM diusut tuntas. LSM INAKOR dan Ormas GEMPUR gelar aksi di  Mapolres Bungo.

oleh
oleh

TEBO, CAKRAWALA NUSANTARA.ID  — Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi (LSM Inakor) bersama ormas Gempur menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Bungo. Dalam aksi tersebut, mereka mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan pemukulan yang menimpa emak emak di area operasional PT Kuansing Inti Makmur (KIM).

​Ketua LSM Inakor Provinsi Jambi, Fahlepi, mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga lokal tersebut. Ia menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh berhenti sebelum pelaku utama ditangkap dan diadili secara transparan.
​”Kami meminta Kapolres Bungo bertindak tegas tanpa pandang bulu. Pelaku penganiayaan harus segera ditemukan dan diproses hukum,” ujar Fahlepi dalam keterangannya.

BACA  Kodim 0205/TK Monitor Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Merek, 1.773 Siswa Jadi Penerima Manfaat
example banner

​Selain menuntut penegakan hukum terkait kasus penganiayaan, LSM INAKOR menyampaikan sedikitnya 10 tuntutan. Tiga poin krusial di antaranya ditujukan kepada aparat penegak hukum, instansi pemerintah, dan manajemen perusahaan:

BACA  Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Orang Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

​Mendesak Kapolres Bungo menangkap pelaku pemukulan terhadap warga di kawasan PT KIM serta mengusut kasus ini secara transparan.
Mendesak dinas dan instansi terkait untuk turun ke lapangan guna mengecek dan mengevaluasi ulang seluruh dokumen izin operasional milik perusahaan.
​Menuntut manajemen PT KIM bertanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta keselamatan warga di sekitar lingkungan perusahaan.

BACA 

​Fahlepi mengingatkan agar pihak perusahaan tidak bersikap abai terhadap keselamatan masyarakat sekitar. Pihaknya menegaskan siap mengawal permasalahan ini hingga ke tingkat yang lebih tinggi apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.(TIM)

No More Posts Available.

No more pages to load.