Optimalisasi Peran Imam Masjid, KUA Bahoro dilantik menjadi Pengurus IPIM Langkat

oleh

Langkat Bahorok CN  – Kepala Kantor urusan agama kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I, S.Pd.I, MM menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) delapan kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi kelembagaan antara IPIM, Kantor Urusan Agama (KUA), para Penghulu, dan pengurus masjid dalam meningkatkan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Kegiatan pelantikan pengurus daerah IPIM tersebut di Ballroom Madani Hotel, Minggu (01/11).

Adapun delapan daerah yang melaksanakan pelantikan kepengurusan IPIM meliputi Kabupaten Simalungun, Dairi, Pakpak Bharat, Batubara, Asahan, Langkat, serta Kota Tanjung Balai dan Binjai.

example banner

Pelantikan dipandu oleh Sekretaris IPIM Pusat, Dr. H. Taufiqurrahman, S.IQ., M.A., bersama Ketua IPIM Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Nispul Khoiri, M.Ag. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus konsolidasi peran imam masjid dalam pembinaan umat di daerah.

BACA  Polsek Kuantan Tengah Musnahkan Rakit PETI Jenis Dompeng di Beringin Taluk

Kurnia yang juga merupakan Pengurus PC APRI Langkat menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan IPIM di berbagai daerah merupakan peluang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih terarah antara para imam masjid dengan jajaran Kementerian Agama, khususnya KUA dan Penghulu.

Menurutnya, keberadaan IPIM tidak hanya menjadi wadah persaudaraan para imam masjid, tetapi juga dapat menjadi jembatan pemberdayaan yang menghubungkan program pembinaan KUA dengan kebutuhan riil masyarakat di lingkungan masjid.

Kurnia yang dilantik sebagai koordinator pengurus biro organisasi dan kaderisasi IPIM Kabupaten Langkat ini berharap para Penghulu dan Kepala KUA di setiap kecamatan binaan dapat terus menjalin komunikasi, membangun koordinasi, serta menghadirkan ruang kolaborasi bersama para imam masjid. Dengan demikian, pembinaan keagamaan tidak hanya berlangsung melalui program kelembagaan, tetapi juga tumbuh melalui peran aktif imam dan masjid di tengah masyarakat.

BACA  Cegah Karhutla, Polres Kuansing Intensifkan Sosialisasi, Himbauan dan Patroli di Sejumlah Wilayah Kecamatan

“Pelantikan ini hendaknya menjadi awal dari kerja bersama. KUA, Penghulu, dan para imam masjid memiliki ruang pengabdian yang saling melengkapi. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, kita dapat mendorong pemberdayaan masjid sekaligus menyempurnakan pembinaan umat di wilayah masing-masing,” harapnya.

Lebih lanjut, sinergitas tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan dan pembinaan keagamaan, mulai dari penguatan pemahaman keislaman, pembinaan keluarga, peningkatan kapasitas imam, hingga pemberdayaan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Diharapkan hubungan kemitraan antara Penghulu yang berwadah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dan imam masjid merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, masjid diharapkan semakin berdaya dan KUA semakin optimal menjalankan fungsi pelayanan, pembinaan, serta pendampingan umat.

BACA  Tanggapi Keluhan Warga, Satlantas Polres Kampar Lakukan Patroli Malam, 49 Kendaraan Ditilang

Sebelumnya telah dilaksanakan Pelantikan bersama Delapan Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Sumatera Utara terlebih dahulu dilaksanakan bedah buku atau book talk.

H. Farid Saenong, Ph. D koordinator staf khusus Menang RI sebagai narasumber yang pengarang buku Kritik teks dan historisitas tafsir dan
Prof. Dr. H. Mesiono, M. Pd Guru Besar UINSU sebagai penanggap bedah buku tersebut. Sedangkan Prof. Dr. Nispul Khoiri, M. Ag ketua PW IPIM Provinsi Sumatera Utara pengantar/Keynote speaker Seminar Internasional Karya Buku ( Bedah buku).

Editor (Zulfan Nasution)

No More Posts Available.

No more pages to load.