‘Lempar Bola’ Soal Bongkar Pasang Pembangunan Gedung Belajar, Pejabat Pelaksana Bilang Itu Inisiatif Rekanan ?

oleh
oleh

Subulussalam| CN- Pasca ditemukan kecurangan rekanan dalam proyek pembangunan gedung belajar SDN 1 Subulussalam yang tidak sesuai dengan Spek/Rab dengan tidak memasang pondasi cakar ayam di tiga titik lobang.

example banner

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan(PPTK) SDN 1 Subulussalam Mustakim S.Pd membenarkan proyek pembangunan gedung belajar  SDN 1 Subulussalam tidak sesuai spek/Rab yang tidak memasang pondasi cakar ayam.

BACA  Polres Langkat Bagikan 500 Bendera Merah Putih, Bangkitkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Masyarakat

” kecurangan rekanan diketahui disaat lembur dan salah seorang pekerja melaporkan hal itu, dengan cepat kami pun langsung turun kelapangan ” katanya, saat ditemui pada Jum’at (23/10/2020).

Mustakim membeberkan bahwa pihaknya mengetahui kalau kegiatan tersebut dilakukan oleh kontraktor dengan curang.

” Sebelum pekerjaan dimulai kita telah sepakat jika pekerja dilemburkan maka harus sepengetahuan PPTK atau pun atas kesepkaatan bersama, namun kenyataannya rekanan ingkar dan terindikasi rekanan berbuat curang bahkan terbukti ” jelas Mustakim.

BACA  Semarak HUT ke-81 RI, Brimob Sumut Gelar Lomba dan Senam Bersama, Hadirkan Keceriaan dan Kebersamaan di Mako Satbrimob

Diwaktu terpisah, Rekanan Proyek pembangunan Gedung SDN 1 Subulussalam, Imam, melalui telpon selulernya mengatakan ” kalau ada salah sedikit itu memang harus diperbaiki, karna sebelum bangunan selesai menjadi tanggung jawab kami bahkan sampai dalam pemeliharaan.

BACA  Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Police Goes To School di SMPN 1

” kalau yang tidak bagus dan tidak bisa bekerja akan kami pecat, terutama tukang ” kata Imam.

Terkait Bongkar pasang balik, ” lanjutnya” itu inisiatif saya, tolong dulu bongkar balik, kita jaga mutu dan jaga perusahaan kita ” jelas imam, menirukan pembicaraannya dengan tukang (Ipong)

No More Posts Available.

No more pages to load.