Kadishub Prabumulih : Truck Muatan Alat Berat Tolong Jangan Lintasi Kawasan Gapura Air Mancur

oleh
oleh

Prabumulih| CN-  Masihkah ingat dengan beberapa mobil truck muatan alat berat yang menghantam tiang gapura Tugu Air Mancur di Jendral Sudirman, peristiwa itu ternyata menyisakan permasalahan yang belum selesai.

example banner

Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Prabumulih mulai berang terhadap pelaku penabrak gapura salah satu properti milik pemerintah itu.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Prabumulih Martodi HS jika pihaknya tidak pernah lelah untuk selalu menghimbau atau menginformasikan kepada seluruh pengguna jasa angkutan barang berupa alat berat.

“Kami dinas perhubungan Kota Prabumulih minta tolong kepada pengusaha alat angkutan berat untuk tidak melintas di dalam kota sesuai dengan peraturan Walikota (Perwako) No 61 Tahun 2019 karena masih ada Angkutan alat berat yang kucing kucingan, tentunya kita tahu beberapa hari terakhir ini sudah dua kali terjadi insiden Gapura di Perlintasan Tugu Air Mancur,” ucap Kadishub.

BACA  𝙎𝙚𝙠𝙧𝙚𝙩𝙖𝙧𝙞𝙨 𝘿𝙚𝙨𝙖/𝙉𝙖𝙜𝙤𝙧𝙞 𝙉𝙖𝙜𝙖 𝘿𝙤𝙡𝙤𝙠 𝙆𝙚𝙘𝙖𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙏𝙖𝙥𝙞𝙖𝙣 𝘿𝙤𝙡𝙤𝙠 𝙆𝙖𝙗𝙪𝙥𝙖𝙩𝙚𝙣 𝙎𝙞𝙢𝙖𝙡𝙪𝙣𝙜𝙪𝙣 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙩𝙖𝙝𝙪𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣𝙖𝙣 𝘼𝙋𝘽𝘿𝙚𝙨𝙣𝙮𝙖.

Martodi menegaskan, kepada pihak pemilik angkutan alat berat yang menabrak Gapura di Tugu Air Mancur akan diminta bertanggung jawab untuk memperbaiki Gapura tersebut.

“Terhadap insiden gapura ditabrak angkutan berat kita mintakan pertanggungjawaban, mereka sudah sanggup namun sampai saat ini belum dikerjakan. Saya akan beri tenggang waktu dalam satu minggu ini harus dikerjakan kalau tidak maka akan saya laporkan kepada pihak kepolisian karena mereka telah merusak properti pemerintah,” tegas Martodi HS.

BACA  Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026.

Kadishub menuturkan jika Dishub Prabumulih tidak main-main untuk menegakkan aturan dan akan memberikan saksi tegas.

“Kita tidak main-main, sekali lagi ini aturan yang kita mainkan dan aturan yang harus ditegakkan demi untuk kepentingan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, jadi saya himbau tolong para pengusaha angkutan patuhi aturan jangan lagi kami diajak kucing kucingan,” ujarnya, Jum’at (13/11)

Saat ditanya dugaan adanya keterlibatan oknum sehingga truk alat berat masih melintas, Martodi mengungkapkan ” terhadap keterlibatan oknum,  yang merasa melakukan pengawalan atau memberikan fasilitas pengawalan mohon kerjasama untuk tidak lagi melakukan hal tersebut.

BACA  Mafia Tambang Lebih Profesional dari Polisi. Aktivitas PETI Gunakan Alat Berat Excavator di Huntuk Km 25 Kembali Beroperasi.

“Untuk keterlibatan oknum sepanjang yang merasa melakukan pengawalan atau memberikan fasilitas pengawalan mohon kerjasama untuk tidak melakukan hal itu lagi karena kasian rekan-rekan yang dilapangan mereka sudah berjibaku namun masih ada intimidasi dari yang dikatakan oknum dan kami menghimbau untuk tidak lagi melakukan itu karena laporan dari rekan-rekan yang berada di lapangan kalau ada pengawalan oknum anggota,” pungkasnya.(Salahudin. Ak)

No More Posts Available.

No more pages to load.