Muara Enim| CN- Pelebaran ruas jalan di sejumlah titik sepanjang Pulau Panggung – Sigamit Semende yang diyakini dibiayai dana APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2020, diduga kuat tidak dikerjakan sesuai spesifikasi, karena sejumlah titik ruas jalan sudah banyak mengalami kerusakan sebelum sempat diserah-terimakan kepada Pemerintah.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, Selasa (1/12), terlihat sejumlah titik ruas jalan sudah banyak kerusakan berupa kondisi ruas jalan yang retak-retak, proses komposisi adukan dan pembuatan cor beton dilakukan secara manual sehingga diyakini tingkat kekerasan beton tidak sesuai spesifikasi.
Identitas pekerjaanpun tidak ditemukan di sepanjang pekerjaan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa mengetahui pekerjaan yang dilakukan. Padahal biasanya, nilai dan sumber anggaran, volume pekerjaan serta pelaksana pekerjaan Pelebaran ruas jalan di sepanjang Pulau Panggung – Sigamit terpampang plank proyek.
Kepala desa Batu Surau, Ridwan saat dikonfirmasi via ponselnya mengakui bahwa tidak mengetahui secara detail pekerjaan pembangunan ruas jalan yang melintasi wilayah desa yang dipimpinnya, menurutnya perwakilan pelaksana pekerjaan pernah menemuinya untuk menyampaikan pemberitahuan bahwa akan ada pembangunan ruas jalan di Desa Batu Surau.
“Saya tidak mengetahui secara detail namun sebelum pembangunan pelebaran ruas jalan di sepanjang Desa Batu Surau dikerjakan, perwakilan perusahaan pernah datang menemui Pemerintah desa tetapi tidak menjelaskan sumber dana, nilai nominal, volume pekerjaan dan pihak pelaksana pekerjaan,” kata dia.
Salah seorang warga Desa Batu Surau yang tidak ingin disebutkan namanya karena alasan keamanan mengungkapkan, pengerjaan pelebaran ruas jalan di Desa Batu Surau dikerjakan sebagaimana bangunan borongan pada umumnya dimana bagian pinggir ruas jalan dibuat lebih tebal dibanding bagian tengah.
“Menurut pengamatan saya yang setiap hari melewati jalur pelebaran ruas jalan di Desa Batu Surau, ketebalan ruas jalan tidak merata dan bagian pinggir terlihat lebih tebal, mutu komposisi campuran adukkan cor beton pun terlihat berkualitas rendah dan hal ini dapat dilihat dari sejumlah titik ruas jalan yang sudah retak-retak,” ungkapnya.
Pelaksana Pekerjaan pelebaran ruas jalan Pulau Panggung – Sigamit, Raden Nasran saat dikonfirmasi melalui ponselnya menyatakan, pelebaran ruas jalan akan dibangun di sejumlah titik sepanjang lebih dari 2 ribu meter terbentang dari Pulau Panggung – Sigamit yang menurutnya akan diselesaikan paling lambat 15 Desember.
“Kalu dek selesai kina (Jika tidak juga dapat diselesaikan) kah (akan) minta tolong bantuan dari (kamu guk inilah) para rekan-rekan, pekerjaan ini adalah pekerjaan kita semua, pemborongnya dari sini, pengawasnya hingga tukang semua dari, jadi gawi (pekerjaan) ini adalah pekerjaan kite sesame (bersama),” bebernya.
Saat ditanya mengenai tingkat kekerasan cor beton, Raden Nasran tidak banyak menjelaskan, dirinya hanya meminta untuk melihat langsung di lapangan, begitu juga saat diminta tanggapannya terhadap sejumlah titik ruas jalan yang rusak, menurutnya hal tersebut disebabkan karena dilewati alat berat padahal coran ruas jalan belum layak dilintasi.
(Salahudin Ak/Rudi Hartono)















