Banyuasin| CN- Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pebangunan (JPKP) Banyuasin menyoroti pembangunan sistem pemantau kualitas udara AQMS fuul set fikxed station yang menelan anggaran sebesar Rp1.524.631.350,00.
Indosapri mengatakan dengan berdirinya sistem kualitas udara AQMS fuul set fikxed station yang menelan anggaran cukup besar sangat disayangkan.
Karena apa, lanjut dia ” di Banyuasin ini masih banyak PR yang belum bisa terealisasikan, dan penataan taman kota Pemkab Banyuasin masih dikatakan belum tepat, dan mubajir. Masyarakat juga nanti yang menaggungnya, sebab pembangunan berdiri dengan menggunakan uang rakyat ” cetusnya, Sabtu (12/12)
Seperti yang kita tau, beber Ketua JPKP Banyuasin, Indospari ” di Banyuasin ini masih banyak yang harus kita perhatikan, misalnya pusat perbelanjaan dan pusat kuliner atau penginapan. Karena pusat kuliner yang saat ini berjalan sudah ada sejak dahulu.(Pahrul)














