Emak-Emak Ngamuk, Mesin Judi Tembak Ikan Dipecahkan Dengan Batu

oleh
oleh

Medan| CN- Maraknya judi Tembak Ikan bermodus game ketangkasan timbulkan keresahan dikalangan masyarakat. Terlebih, akibat lokasi judi tersebut emak-emak mengeluh karna anaknya sering tidak pulang sangking asiknya bermain judi. Parahnya lagi, keberadaan tempat judi membuat wilayah mereka rawan maling.

example banner

Peristiwa ini terjadi di Jalan M.Basir Lingkungan 31 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. Puluhan massa emak -emak menggerebek lokasi Judi tembak Ikan, Rabu (20/1) malam.

Amukkan emak-emak dilakukan karena aktivitas lokasi mesin judi tembak ikan dinilai sudah meresahkan warga, sebab banyak anak usia sekolah dan remaja yang ikut bermain judi tembak ikan hingga berjam-jam.

Warga menyebut lolasi judi tembak ikan diketahui milik Rajab. Penjaga lokasi judi dan pemilik rumah sempat bersitegang sehingga membuat masyarakat semakin ramai dan merusak mesin judi tembak ikan dengan batubata.

Seorang ibu, AN (35), mengaku resah dengan keberadaan lokasi judi tembak ikan tersebut karena anaknya selalu pulang larut malam, bahkan sampai tidak pulang.

“Anak saya pulangnya sampai larut malam. Setelah saya cari, ternyata anak saya berada di lokasi judi tembak ikan,” sebut Aminah.

Menurut Aminah, di lokasi judi tembak ikan tersebut banyak pemain judi mulai dari usia anak-anak hingga dewasa yang asyik bermain judi tanpa memperdulikan kondisi saat ini yang sedang dilanda wabah pandemi Covid-19.

Bahkan, di dalam rumah yang dijadikan lokasi judi itu dibeberkan AN mengabaikan protokol kesehatan.

Warga lainnya menyebutkan, keberadaan sejumlah lokasi judi tembak ikan membuat aksi pencurian semakin marak, tabung gas elpiji 3 Kg dan alat elektronik warga sering kehilangan.

“Diduga pelaku pencurian adalah orang yang selalu bermain judi tembak ikan tersebut,” timpal seorang ibu, ber- boru Siregar.

Aksi amuk massa emak-emak tersebut akhirnya bisa diredam setelah petugas Polsek Medan Labuhan tiba di lokasi, mesin judi tembak ikan yang dirusak langsung dibawa ke Polsek Medan Labuhan dengan menggunakan mobil Pick Up.

Meski aksinya dihentikan pihak Kepolisian, namun emak-emak tetap mengancam akan beraksi lagi bila judi tembak ikan tetap beroperasi lagi

Warga berharap Polres pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan segera turun tangan merazia lokasi judi yang membuat resahwarga. (Al/jl)

No More Posts Available.

No more pages to load.