Jalan Dusun IX Sitolu Ewali Menuju Gunung Baru Kondisinya Memprihatinkan

oleh
oleh

Nias Barat| CN- Jalan Sisobahili Dusun IX menuju Desa Gunung Baru, terlihat belum pernah tersentuh pembangunan Pemerintahan, karena itu warga setempat meminta untuk diperhatikan.

example banner

Jalan ini satu-satunya akses menuju kota/Kabupaten bagi warga Sisobahili Dusun 9 Sitolu Ewali, Kecamatan Moro’o Kabupaten Nias Barat, juga bisa digunakan untuk jalan utama atau jalan terdekat bagi warga Gunung Baru menuju kota Kecamatan Moro’o.

Akses jalan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah, sebab dari Sisobahili Dusun IX bisa menuju lokasi sekolah di Desa Gunung Baru.

Jalan ini terlihat ada dua sungai yang di lewati, yakni bo fiso dan sungai sui, di perkirakan jarak dari jalan propinsi Desa Gunung Baru menuju sisobahili dusun IX Sitelu Ewali, berkisar 1,5 kilo meter.

BACA  POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)

Salah satu tokoh masyarakat Sisobahili Dusun 9 Sitelu Ewali, Realianus Waruwu alias Ama Arman kepada media menjelaskan, ” jalan ini sangat tertinggal, dengan sekian tahun sudah merdeka namun belum pernah tersentuh pembangunan jalannya, bahkan sudah pernah diusulkan namun belum ada hasilnya sampai sekarang.

“Jalan ini satu-satunya aksesmenuju rumah sekolah di Desa Gunung Baru untuk anak kami, juga sebagian anak SD dari Gunung Baru menuju SD Sisobahili pun demikian, apa bila banjir maka anak sekolah kami terkendala, dan bahkan tidak jadi ke sekolah jika banjir di sungai bo fiso dan sungai sui,” ucapnya

BACA  Diduga Limbah Dibuang Tanpa Sterilisasi Sesuai SOP dan Blower Bising, SPPG Kota Bangun di Kecam Warga

“Kami mengharapkan perhatian pemerintah yang cepat dan serius untuk pembangunan jalannya, juga jembatan di kedua sungai tersebut,” harapnya.

Sementara, Kepala dusun 9 Sisobahili Desa Sitolu Ewali menyampaikan,” jalan ini sangat dikeluhkan masyarakat dan anak sekolah, karena mulai awalnya terbentuk Kabupaten Nias Barat hingga sekarang belum pernah tersentuh pembangunannya,” terangnya.

BACA  Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Digital, Pemko Tebing Tinggi dan Pemko Tanjung Balai Jalin Kerja Sama Strategis

” Kami mengharapkan kepada pemerintah ke depan agar mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat ini,” tandas dia, Kamis (28/1).

Disamping itu, Marianus Waruwu alias Ama Rikardo Waruwu, sebagai kaum milenial yang tinggal di Jabodetabek melalui via whatsapp kedapada media menyampaikan,” kita mendorong pemerintahan ke depan, dan ini aspirasi untukĀ  Wakil Rakyat Dapil Kecamatan Moro’o untuk ikut memperhatikan Dusun IX Sisobahili Desa Sitolu Ewali, Ina Mbanua, Banua Fondako Ori Marga Waruwu dan Sekitarnya,” ungkap Marinus.(Yeremia)

No More Posts Available.

No more pages to load.