ANGGOTA DPR- RI TAUFIK BASRI KEMBALI RESES

oleh

LAMPUNG CN – Taufik Basari Dalam kunjungan kerja (Reses) desa Sidomulyo, Taufik Basari ingin mendengarkan secara langsung aspirasi dan menyampaikan beberapa hal pada kunjungan kerja ke desa Sidomulyo Kecamatan pagar dewa Sabtu,(24/04/2021).

Turut hadir dalam acara ini camat pagar dewa, M.yones, Kapolsek sekincau, babinkabtibnas, Babinsa, tokoh masyarakat, aparatur desa Sidomulyo dan seluruh rombongan reses anggota DPR RI.

example banner

Dalam sambutanya Taufik Basari yang Akrab dengan panggilan Tobas Menyampaikan, Ucapan terima kasih atas penyambutan dari Aparatur desa  yang penuh dengan suasana kekeluargaan.

BACA  Pelindo, DP World Foundation, dan Pemkot Medan Berkolaborasi Bangun Sekolah untuk Anak-anak Belawan

“Taufik Basari,S.H.,A.,Hum.,LL.M. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia DPR RI membidangi masalah hukum,
hak asasi manusia, dan keamanan, Melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke desa Sidomulyo”.

Tobas juga menyampaikan “Sangat Mendukung Program Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus yang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menyediakan berbagai usaha yang bisa meningkatkan kesejahteraan desa ini, dengan meningkatnya semangat masyarakat sehingga menjadikan Lampung Barat Kabupaten Literasi dan lembung pangan nasional,”ujarnya.

BACA  Polsek Baturaja Timur Hadiri Musyawarah Desa Tanjung Baru Bahas Mekanisme Pemilihan Anggota BPD

“Dalam kesempatan yang mana camat pagar dewa M.yones, berpesan untuk seluruh masyarakat desa Sidomulyo agar tidak menolak vaksinasi dan bisa menerima dengan baik, dan masyarakat bisa mendukung program dikampung tangguh nusantara desa Sidomulyo ini”.

Sulistyo kades Sidomulyo mewakili camat pagar dewa M.yones, mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja (Reses) Anggota DPR RI Komisi III Dapil Lampung 1, (Satu) Taupik Basari beserta rombongan Sehingga dapat secara langsung melihat serta mengetahui keadaan desa pampangan Kecamatan pagar dewa yang merupakan salah satu desa yang menjadi Kampung Tangguh Nusantara.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Dan tidak lupa berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga protokol kesehatan mengingat masa sekarang ini dampak covid 19 masih belum berakhir, “tutupnya.

Suhendra MCN

No More Posts Available.

No more pages to load.