Seluruh Stap dan ASN Puskesmas kota Rantau prapat Bantah Tudingan Pungli Terhadap Kapus kota Rantau Prapat .

oleh
oleh

Labuhanbatu CN.Adanya tudingan terhadap Kepala Puskesmas Kota Rantau prapat Rj Ritonga tentang pungutan liar (Pungli) Terhadap PNS dan Staf Honorer dengan besaran Rp.600 ribu PNS dan Honorer,

Seluruh ASN (PNS) dan Staf Honorer di Puskesmas Kota Rantau Prapat telah membuat pernyataan di atas kertas yang bermatrai yang untuk menampik Apabila ada tudingan yang di arahkan kepada Kepala Puskesmas Kota Rantauprapat.

example banner

Juga sempat viral di beberapa medsos Facebook dan Beberapa Mediaonline sempat mengguncang para seluruh PNS yang ada di Puskesmas kota Rantauprapat, sehingga para PNS memberikan klarifikasi / keterangan tentang Adanya Pemberitaan di media online dan Medsos , Facebook yang lalu, yang Mana menurut Para ASN dan Staf Honorer Bahwa Pengutipan tersebut itu tidaklah benar adanya.

berita tersebut juga sempat Viral di Facebook Tentang pengutipan terhadap PNS, di tambah lagi dengan pengutipan terhadap Honorer untuk perpanjangan masa kerjanya dengan besaranya dana yang ada didalam Berita di Media online di kutip Rp 300 Ribu ,hingga tudingan ini menyangkut nama baik Kepala Puskesmas Raja Ritonga , namun semua itu di bantah oleh Seluruh PNS /Staf, honorer yang ada di Puskesmas kota ketika di konfirmasi Wartawan Media Cakrawala Nusantara pada hari Senin tanggal 22 Januari 2024 Pagi.

BACA  PEMERINTAH DESA CANDIREJO BENTUK PENGURUS TPU UMUM DUSUN 6 CITARUM.

Selain itu Wartawan Media Cakrawala Nusantara juga Mengkonfirmasi ke salah satu Drg NV , dan perawat Nur serta KTU nya Adi di Puskesmas Rantau Prapat tersebut , mereka dengan mengatakan bahwa apa yang di tuduhkan kepada bapak kepala puskesmas kota Rantau Prapat Raja Ritonga itu tidaklah benar , Melainkan kejadian pengumpulan dana tersebut adalah hasil dari kesepakatan (musyawarah) kami bersama yang di lakukan oleh setiap bidangnya masing- masing.” Paparnya

Di tambahkan lagi ,”
Adapun pengumpulan dana yang di maksud, semua itu adalah hasil dari musyawarah yang telah kami sepakati bersama tanpa ada unsur paksaan juga tidak ketahui bapak kepala puskesmas Raja Ritonga , bahkan Raja sempat mengatakan kepada seluruh anggota PNS yang ada di Puskesmas, dibawah pemimpinan sempat mengatakan jangan sempat ada terjadi pengutipan uang dari para PNS dan Honorer baik itu dokter atau Staf ,”Jelas drg NV5 bersama perawat Nur yang di benarkan oleh seluruh PNS lainnya

Keterangan ini Semua telah di sampaikan kepada Wartawan Media Cakrawala Nusantara semasa waktu dikonfir masi untuk mempertanyakan benar tidaknya kejadian pengutipan uang sebesar Rp 600 ribu terhadap PNS dan Honorer saat pelaksanaan Agreditasi di Puskesmas kota Rantauprapat beberapa hari yang lalu kepada dokter, perawat dan Staf di puskesmas kota Rantauprapat, yang menurutnya dari pemberitaan yang ada , dimana dana tersebut dipergunakan untuk makan – makan bersama juga Hiburan, serta rekreasi.

BACA  Komunitas Wartawan Tebo, ucapkan atas terbentuknya PWI Bungo dan Tebo.

Namun dari apa yang telah di beritakan oleh beberapa media , yang lalu kenyataannya itu hanya tudingan , menurut para PNS dan Staf yang ada di Puskesmas Rantauprapat ,

Mengenai informasi telah terjadi pengutipan itu tidak ada bukti, menurut pernyataan dari KTU ,Adi ,dr NV Dan Perawat Nur itu salah yang ada kami mengumpulkan Dana tersebut adalah hasil kesepakatan bersama dari setiap bidang poli nya masing- masing tanpa ada interfensi dari Kepala Puskesmas Raja Ritonga dan pernyataan ini di benarkan oleh seluruh ASN dan Honorer yang ada.

“Bahkan dalam hal ini mereka sempat bersama- sama buat pernyataan yang di tanda tangani oleh masing – masing ASN dan Honorer yang ada di Puskesmas Kota Rantau perapat, dengan jumlah tenaga medis dan stafnya sebanyak 107 orang , adapun bunyi dari pernyataan tersebut adalah ,” Kami ASN dan Honorer Puskesmas Rantau prapat sebanyak 107 orang ,dengan ini menyatakan tidak ada keberatan atas pengumpulan uang Sebesar Rp.600.000 yang mana tersebut, dikumpulkan atas kehendak kami sendiri dengan kesepakatan kami bersama untuk keperluan Konsumsi saat pelaksanaan Akreditasi selama tiga (3) hari ,perhelatan dan Rekreasi.”dan untuk memperkuat keterangan tersebut ,kami melampirkan tanda tangan .
Itulah isi dari pernyataan seluruh ASN ,baik KTU dokter juga Honorer.

BACA 

Saat Konfirmasi Ke seluruh Para medis baik itu PNS atau non PNS mereka memberikan tempat dan kesempatan bahkan menjawab seluruh pertanyaan dari awak media ini dengan jelas dan padat atas keterangannya terutama tentang pengutipan dana terhadap PNS dan Honorer tersebut ,yang mana kesemua itu tidak benar menurutnya apa yang telah di beritakan oleh media sebelumnya dan mengenai Spanduk yang di bentangkan oleh LSM dengan tulisan pungli kepala Puskesmas Kota Rantau prapat itu tidak benar,disayangkan saat memberitakan dan menuliskan spanduk itu tidak ada konfirmasi Kepada kami di Puskesmas, jelas KTU Adi dkk lainnya.** Penulis** (DR.Rangkuti).

No More Posts Available.

No more pages to load.