BANNER IKLAN

Seluruh Stap dan ASN Puskesmas kota Rantau prapat Bantah Tudingan Pungli Terhadap Kapus kota Rantau Prapat .

oleh -50 views

Labuhanbatu CN.Adanya tudingan terhadap Kepala Puskesmas Kota Rantau prapat Rj Ritonga tentang pungutan liar (Pungli) Terhadap PNS dan Staf Honorer dengan besaran Rp.600 ribu PNS dan Honorer,

Seluruh ASN (PNS) dan Staf Honorer di Puskesmas Kota Rantau Prapat telah membuat pernyataan di atas kertas yang bermatrai yang untuk menampik Apabila ada tudingan yang di arahkan kepada Kepala Puskesmas Kota Rantauprapat.

Juga sempat viral di beberapa medsos Facebook dan Beberapa Mediaonline sempat mengguncang para seluruh PNS yang ada di Puskesmas kota Rantauprapat, sehingga para PNS memberikan klarifikasi / keterangan tentang Adanya Pemberitaan di media online dan Medsos , Facebook yang lalu, yang Mana menurut Para ASN dan Staf Honorer Bahwa Pengutipan tersebut itu tidaklah benar adanya.

berita tersebut juga sempat Viral di Facebook Tentang pengutipan terhadap PNS, di tambah lagi dengan pengutipan terhadap Honorer untuk perpanjangan masa kerjanya dengan besaranya dana yang ada didalam Berita di Media online di kutip Rp 300 Ribu ,hingga tudingan ini menyangkut nama baik Kepala Puskesmas Raja Ritonga , namun semua itu di bantah oleh Seluruh PNS /Staf, honorer yang ada di Puskesmas kota ketika di konfirmasi Wartawan Media Cakrawala Nusantara pada hari Senin tanggal 22 Januari 2024 Pagi.

BACA  DPD SPI Kuantan Singingi Rapat Perdana Paska Pelantikan. 

Selain itu Wartawan Media Cakrawala Nusantara juga Mengkonfirmasi ke salah satu Drg NV , dan perawat Nur serta KTU nya Adi di Puskesmas Rantau Prapat tersebut , mereka dengan mengatakan bahwa apa yang di tuduhkan kepada bapak kepala puskesmas kota Rantau Prapat Raja Ritonga itu tidaklah benar , Melainkan kejadian pengumpulan dana tersebut adalah hasil dari kesepakatan (musyawarah) kami bersama yang di lakukan oleh setiap bidangnya masing- masing.” Paparnya

Di tambahkan lagi ,”
Adapun pengumpulan dana yang di maksud, semua itu adalah hasil dari musyawarah yang telah kami sepakati bersama tanpa ada unsur paksaan juga tidak ketahui bapak kepala puskesmas Raja Ritonga , bahkan Raja sempat mengatakan kepada seluruh anggota PNS yang ada di Puskesmas, dibawah pemimpinan sempat mengatakan jangan sempat ada terjadi pengutipan uang dari para PNS dan Honorer baik itu dokter atau Staf ,”Jelas drg NV5 bersama perawat Nur yang di benarkan oleh seluruh PNS lainnya

Keterangan ini Semua telah di sampaikan kepada Wartawan Media Cakrawala Nusantara semasa waktu dikonfir masi untuk mempertanyakan benar tidaknya kejadian pengutipan uang sebesar Rp 600 ribu terhadap PNS dan Honorer saat pelaksanaan Agreditasi di Puskesmas kota Rantauprapat beberapa hari yang lalu kepada dokter, perawat dan Staf di puskesmas kota Rantauprapat, yang menurutnya dari pemberitaan yang ada , dimana dana tersebut dipergunakan untuk makan – makan bersama juga Hiburan, serta rekreasi.

BACA  Hadiri Malam Purna Tugas Gubernur Riau Suhardiman Sebut , " Pesan Terakhir " Brigjend TNI ( Purn) H Edy Natar Sangat Menyentuh 

Namun dari apa yang telah di beritakan oleh beberapa media , yang lalu kenyataannya itu hanya tudingan , menurut para PNS dan Staf yang ada di Puskesmas Rantauprapat ,

Mengenai informasi telah terjadi pengutipan itu tidak ada bukti, menurut pernyataan dari KTU ,Adi ,dr NV Dan Perawat Nur itu salah yang ada kami mengumpulkan Dana tersebut adalah hasil kesepakatan bersama dari setiap bidang poli nya masing- masing tanpa ada interfensi dari Kepala Puskesmas Raja Ritonga dan pernyataan ini di benarkan oleh seluruh ASN dan Honorer yang ada.

“Bahkan dalam hal ini mereka sempat bersama- sama buat pernyataan yang di tanda tangani oleh masing – masing ASN dan Honorer yang ada di Puskesmas Kota Rantau perapat, dengan jumlah tenaga medis dan stafnya sebanyak 107 orang , adapun bunyi dari pernyataan tersebut adalah ,” Kami ASN dan Honorer Puskesmas Rantau prapat sebanyak 107 orang ,dengan ini menyatakan tidak ada keberatan atas pengumpulan uang Sebesar Rp.600.000 yang mana tersebut, dikumpulkan atas kehendak kami sendiri dengan kesepakatan kami bersama untuk keperluan Konsumsi saat pelaksanaan Akreditasi selama tiga (3) hari ,perhelatan dan Rekreasi.”dan untuk memperkuat keterangan tersebut ,kami melampirkan tanda tangan .
Itulah isi dari pernyataan seluruh ASN ,baik KTU dokter juga Honorer.

BACA  Jika Tak Peduli Masyarakat Bupati Ancam Tutup Jalan PT Citra Riau Sarana Pangean - Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Suhardiman Amby, Ak., MM memberikan warning akan menutup akses jalan PT. Citra Riau Sarana , kika tidak peduli terhadap kepentingan masyarakat. Hal itu di tegaskan H. Suhardiman Amby saat menggelar audiensi bersama masyarakat Desa Sako, Kecamatan Pangean. Rabu (21/02/2024) malam. Saat audiensi bersama masyarakat Desa Sako, Kepala Desa Dedi Gusrianto meminta kepada Bupati Suhardiman Amby untuk pengaspalan jalan dari Simpang Sako menuju Sungai Langsat sepanjang lebih kurang 7 KM. Begitu juga disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Desa Sako Delpi As. “Masyarakat Desa Sako sangat mengharapkan pengaspalan jalan, karena sudah beberapa kali pergantian Pemerintahan jalan desa masih sangat tidak layak, maka kami berharap melalui tangan Bupati Suhardiman Amby pengaspalan jalan dapat terwujud", sambungnya. Sementara itu Bupati H. Suhardiman Amby menanggapi aspirasi masyarakat, bahwa jalan Desa Sako akan diaspal 7 KM dengan dana inpres kurang lebih menghabiskan anggaran 42 milliar. Untuk itu, Bupati juga menghimbau ketika pekerjaan jalan sudah dimulai jangan ada masyarakat yang menggangu proses pengerjaannya. Kemudian Bupati Suhardiman yang akrab disapa Dt. Panglimo Dalam menegaskan, “untuk PT Citra harus bantu 2 km, kalau mereka tidak bantu Bupati mengancam akan memasang portal, dan sesungguhnya jalan hanya bisa dipergunakan untuk keperluan masyarakat”, tegasnya di hadapan Asisten III Drs. Muradi., M. Si, Kepala OPD, Camat, Tokoh Masyarakat Mardianto Manan dan seluruh elemen masyarakat yang hadir. Penekanan itu diberikan oleh Bupati Suhardiman Amby dikarenakan jalan poros yang menghubungkan Simpang Sako menuju Sungai Langsat sepanjang lebih kurang 7 km juga di lalui oleh Mobil CPO dan angkutan berat PT. Citra Riau Sarana (CRS). Untuk itu, demi kepentingan masyarakat Bupati Suhardiman Amby berikan tanggung jawab lebih kurang 2 KM kepada PT. Citra Riau Sarana agar apa yang menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat bisa teratasi dan tidak menjadi konflik berkelanjutan, tutupnya..

Saat Konfirmasi Ke seluruh Para medis baik itu PNS atau non PNS mereka memberikan tempat dan kesempatan bahkan menjawab seluruh pertanyaan dari awak media ini dengan jelas dan padat atas keterangannya terutama tentang pengutipan dana terhadap PNS dan Honorer tersebut ,yang mana kesemua itu tidak benar menurutnya apa yang telah di beritakan oleh media sebelumnya dan mengenai Spanduk yang di bentangkan oleh LSM dengan tulisan pungli kepala Puskesmas Kota Rantau prapat itu tidak benar,disayangkan saat memberitakan dan menuliskan spanduk itu tidak ada konfirmasi Kepada kami di Puskesmas, jelas KTU Adi dkk lainnya.** Penulis** (DR.Rangkuti).

No More Posts Available.

No more pages to load.