Pengacara Kondang Beriman Panjaitan , S.H ,M.H bersama Tim dampingi Perdamaian Daud Rinaldy Rangkuti dengan Tamben Munthe di Polres Labuhanbatu.

oleh
oleh

Labuhanbatu CN.Jurnalis Suara Rakyat Onlaein mengkonfirmasi jurnalis MCN Daud Rinaldy Rangkuti pada tanggal 13 May 2024 di depan kantor polres Labuhanbatu pada pukul 16.30wib tentang di laporankan Daud Rangkuti Kepolres Labuhanbatu , iya mengatakan Awal mulanya kejadian pemukulan ini sekitar 4 atau 5 bulan yang lalu , bermula dari pada DaudRinaldy Rangkuti pulang dari rumah pak Rosul acara takjiah , untuk Alm cucunya, dalam perjalanan pulang dari takjiah Daud Rinaldy Rangkuti menumpang kereta sama pak samsul warga dusun Sukarakyat 1, sesaat mereka sedang berjalan di atas Kereta, muncul Tamben Munthe (anggota linmas) desa batu tunggal menaiki keretanya dengan menggas – gas di depan kereta pak samsul , jadi saya bilang sama pak samsul ada apa ini pak, awas Kereta kita kesenggol sama keretanya, ungkap Daud Rinaldy Rangkuti.

Masih perkataannya , lalu saya bilang sama pak samsul, coba berhenti dulu pak kereta kita , biar saya tanya dulu si tamben ada apa dan kenapa, sesaat tiba tiba saya di tolak hingga jatuh ke aspal dalam keadaan pakai sarung, lalu saya berdiri lagi dan saya tanya kembali ada apa dan kenapa kau tamben , lalu dia memukul saya sampai pecah bibir saya bagian bawah , dengan spontan akhirnya saya melakukan pukulan dengan tangan satu kali langsung kena batang hidungnya yang mengakibatkan keluar darah dari Paparnya.

BACA  Kalapas Priyo Tri Laksono Ajak Pegawai Bekerja dengan Hati dan Berintegritas
example banner

Lantas keesokan harinya (malam) saya di panggil oleh bapak kepala dusun 2 Batu tunggal untuk melakukan mediasi, dan keputusan di dalam mediasi terjadilah perdamaian, dan disitu si tamben meminta agar dirinya di upah – upah, di depan kepala dusun, karena merasa saya tidak bersalah, saya anggap itu hanya sedaya mampu saya kalau ada rezki saya , saya katakan lakukan upah – upah.

Dalam keadaan itu saya di timpa musibah dimana istri saya dalam keadaan sakit lalu bulak – balik berobat kerumah sakit , di karenakan mempunyai penyakit’ komplikasi, akhirnya saya ada rezeki yang ada dipakai untuk berobat istri saya , dan istri saya sudah bulak balik berobat kemana saja, hingga sampai lah ajal istri saya pada hari minggu malam senin tanggal 24 Maret 2024 ,pukul 19.30 wib namun saya masih dalam seret dan pailit.

Lalu sitamben menjumpai saya kembali pada hari Sabtu tanggal 27 April 2024 pukul 09.30 wib di tengah jalan Dusun 2 Batu tunggal ketepan saya mau keluar dari rumah dengan tujuan ke kota dan dia menanyakan kepada saya di atas kereta dengan keadaan kereta di gas-gasnya tentang upah – upah itu, lalu saya bilang sabar tunggu dulu habis menyeratus hari kematian istri saya , dan saya masih dalam keadaan duka.

BACA  Sorotan Tajam: Proyek Pelebaran Jalinsum Sergai Diduga Minim Rambu dan Abaikan K3, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam.

Ke esok harinya pada hari minggu tanggal 28 April 2024 pukul 18.30 tamben datang kerumah saya dengan menggunakan kereta dan membawa senapang angin , lalu dia ribut sambil mengengkol Senapang angin nya lalu di tembakkan kearah saya dengan jarak Setengah meter, lalu senapang anginya di ayunkan memukul saya yang di saksikan anak anak saya,Dengan mengancam Kubunuh kau nanti ucap tamben kepada saya yang di dengar anak saya bernama Intan br Rangkuti dan Delvin Rangkuti serta Ojil Rangkuti.

Lalu pada hari kamis malam Jumat tanggal 2 May 2024 pukul 19.30 wib Daud Rinaldy Rangkuti datang kerumah Tamben Munthe bersama rombongan keluarga Daud Rinaldy Rangkuti untuk melalukan upah – upah dan Kain Solat serta Uang minum terhadap Tamben Munthe di rumah kediamannya yang di saksikan Menantu Daud Rinaldy Rangkuti Namba Simatupang dan Cucu nya Iwan Simamora juga Bapak kepala dusun 2 Batu tunggal Desa Batu tunggal kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara ABD dengan tujuan melakukan perdamaian dan saling meminta maaf atas kejadian yang ada.

BACA  Terkesan Kebal Hukum Pengutipan Liar Masih Meraja Lela di Wisata Air Panas Doulu ! Diminta Pemerintah Daerah / Polres Karo Tindak Tegas Para Pelaku Pungli

Dalam acara tersebut, kepala dusun 2 batu tunggal memberikan sepatah kata – kata nasehat Terhadap Kedua belah pihak, agar tidak saling mengulangi perbuatan yang mana selama ini terjadi dan saling tegur – menegur serta sapa, hingga Tamben Munthe sampai melapor ke polisi atas pemukulan yang dilakukan jurnalis Daud rinaldy Rangkuti, paparnya.

Sementara Tamben Munthe meminta maaf terhadap Daud Rinaldy Rangkuti Jurnalis MCN atas kesalahan dan kekhilafannya, karena semua Manusia ini mempunyai kesalahan dan ke khilaf,dari itu saya meminta Maaf Cetus Tamben Munthe.

Daud Rinaldy Rangkuti Jurnalis MCN menyampaikan mohonan maaf atas kesalahan dan kekhilafannya, saya spontan melakukan itu, dan sebagai Manusia saya tak luput dari kesalahan dan ke khilaf, beber Daud Rinaldy Rangkuti.

Senin,13 May 2024 bertempat di polres labuhanbatu kejadian yang sudah dilaporkan ke polisi ini dilakukan mediasi dan tamben Munthe bersedia mencabut laporan atas kasus pemukulan ini dan kedua belah pihak sepakat berdamai dan pihak kepolisian melakukan restoratif justice (RJ) atas kasus ini di dampingi Pengacara Kondang Beriman Panjaitan S.H,M.H ” Penulis ” ** DR.Rangkuti **

No More Posts Available.

No more pages to load.