Forum Kepala Desa Kabupaten Muara Enim melaksanakan Aksi damai di Pengadilan Negeri Muara Enim dan Kantor Bupati Muara Enim,Rabu, (8/1).

oleh

Cakrawala Nusantara Aksi ini diikuti oleh Kepala Desa Se Kabupaten Muara Enim dan ada beberapa orang perangkat desa dari kecamatan Semendo, aksi ini dilaksanakan sebagai protes terhadap keputusan pengadilan negeri Muara Enim yang mengadili kasus kepala desa Karya Nyata Kecamatan Semendo Darat Laut Rukiman, dimana Kades Karya Nyata dianiaya oleh seorang oknum mantan PNS sbagai Mentri Desa Amrulah Rizal kediaman kades Karya Nyata beberapa bulan yang lalu. Bliau sempat ada permasalahan sengketa lahan sedikit Namun permasalahan menjadi besar olah oknum tdk mau mengakui kesalahan berdamai secara kekeluargaan

BACA  Pengurus Lama Koperasi Mekarti Jaya Dinilai Tak Lagi Berwenang. Kuasa Hukum : Pemilihan Ketua di Luar RAT Melawan Hukum.

Maka dari itu Rukiman slaku kepala Desa merasah malu Dan Tidak ada wi bawah sebagai kepala Desa DiMata masyarakat Desa karena oknum sempat memukul di hadapan Org rami maka permasalahan tersebut sampai di laporkan ke pihak berwajib polsek dan bergulir sampai ke Meja pengadilan Namun dari hasil Dari

example banner

 

BACA  Bhabinkamtibmas Polsek Salapian Cek Pos Satkamling, Perkuat Keamanan Lingkungan Bersama Warga

Keputusan pengadilan menyatakan vonis hukuman percobaan,sehingga membuat kepala desa se kabupaten Muara Enim merasa miris terhadap keputusan tersebut sehingga kami melaksanakan aksi damai pada hari ini,tutur Suluhuddin,S.IP.,MM.,NL.P selaku ketua forum kecamatan Ujan mas.

 

Aksi damai dilakukan didepan kantor Pengadilan Negeri Muara Enim dan Kantor Bupati Muara Enim, setelah melakukan orasi perwakilan forum kades Muara Enim diterima oleh asisten 1 Mat Kasrun didampingi Kadin PMD Drs Rahmat Noviar,M.Si.

 

BACA  Pernyataan BPKP Bengkulu Kondisi Perumda Air Minum Tirta Ratu Samban Saat Ini Cukup Baik

Dalam aksi ini forum Kepala Desa Kabupaten Muara Enim meminta kepada Bupati agar dapat memfasilitasi kami untuk dapat bertemu dengan oknum tersebut agar melakukan permohonan maaf secara terbuka dihadapan kami selaku forum kades,karena kami merasa Marwah dan Martabat serta harga diri kami sudah diinjak injak oleh oknum tersebut yang sudah melakukan penganiayaan terhadap kades karya nyata dihadapan keluarganya,tutur salah satu peserta aksi demo. (sd)

 

Editor : Salahudin Ak

No More Posts Available.

No more pages to load.