Warga Rantau Gedang Singkil Menjadi Korban Keganasan Buaya

oleh
oleh

Aceh Singkil.CN

Sawiyah, 67 tahun, penduduk desa Rantau Gedang, Singkil, diduga menjadi korban konflik buaya saat hendak memanen udang menggunakan alat tangkap tradisional.

example banner

Pagi itu, Sabtu, 8 Pebruari 2025, sekitar jam 7.00 WIB, nek Sawiyah, seperti biasanya pergi ke seberang sungai hendak memanen udang menggunakan alat tangkap tradisional (Bubu) miliknya.

BACA  POLRES BINJAI TEGASKAN KOMITMEN PERANGI narkoba NARKOBA,OPERASI ANTiK TOBA 2026 UNGKAP 23 KASUS DAN 28 TERSANGKA.

Namun naas baginya, ketika sedang asyik memanen tiba – tiba seekor reptil ganas menyerangnya dengan menggigit tangannya lalu menyeret ke arus sungai, kata Kepala Desa Rantau Gedang ‘
Anton ”
kepada Media [Cakrawala Nusantara ] Sabtu, 8 Pebruari 2025.

Saat konflik, kata Anton, tampak melintas robin warga dan berupaya memberikan pertolongan namun reptil terus menyerat tangan korban ke arus sungai.

BACA  Kapolsek Singingi Dukungan Ketahanan Pangan Nasiaonal, Bhabinkamtibmas Aipda Jastro sahat Tinjau Jagung Milik Desa Sungai Kuranji Yang Berumur 109 Hari 

“Hingga malam hari korban masih belum dapat ditemukan, tim masih berupaya mencari hingga ke hulu sungai, ” kata
Geucik ‘

Sementara, Hamzah Sulaiman, wakil bupati terpilih, tampak ikut merasakan kesedihan ini dan turut berbaur dengan masyarakat di Rantau gedang

BACA  100 Personel Brimob Sumut Siaga Semalaman, Jaga Kondusivitas Wilayah dan Respons Cepat Aduan Masyarakat

Ia mengajak warga tetap tenang dan berdoa semoga ibu, yang diduga korban sengatan buaya bisa ditemukan dengan selamat dan sehat-sehat saja.

“Kita mesti sabar, sebab sudah banyak tim dilapangan melakukan upaya pencarian, kita tunggu saja hasil terbaik di lapangan, ” ucapnya.

Jurnalis : Yudi Sagala CNtv

No More Posts Available.

No more pages to load.