Medan||CN- 20 Mei 2025 untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan, khususnya di bidang fashion, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memberikan kesempatan kepada 18 (delapan belas) UKM binaan yang berasal dari kantor pusat, Regional 1, 2 dan 3 untuk mengikuri Program Short Course Basic Garmen Production bersama LaSalle College Jakarta, tanggal 14 s.d 20 Mei 2025.
Pada program ini, Pelindo Regional 1 mengirimkan 3 UKM binaan, yaitu Sadina dari Medan Sumatera Utara, serta Alrafi dan Nila Hibali dari Batam, Kepulauan Riau. Ke tiga UKM binaan Pelindo Regional 1 yang sebelumnya pernah diikutsertakan dalam pameran berskala nasional, seperti Inacraft, Gelar Batik Nusantara, dan Indonesia Modest Fashion Week (IMFW).
Manager Hukum dan Humas Regional 1 , Fadillah Haryono mengatakan Program pelatihan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 1 untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui peningkatan kemampuan teknis di bidang fashion.
“Dengan demikian, diharapkan setelah pelatihan ini para pelaku UKM mampu meningkatkan daya saing produk mereka di pasar nasional maupun internasional,” ujar Fadillah.
Program Short Course dengan topik Basic Garmen Production dirancang khusus untuk memberikan pembelajaran dan pembekalan praktis dalam produksi pakaian atau busana. Program ini menghadirkan pemateri/pengajar profesional dari program Study Fashion Design LaSalle College Jakarta.
Sebagian Materi pembelajaran disampaikan dalam bahasa Inggris guna mendorong kesiapan UKM binaan Pelindo agar siap bersaing di pasar internasional selaras dengan program Gedor Ekspor Pelindo.
BACA Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.
UMK binaan Pelindo Regional 1 sangat antusias mengikuti pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk pengembangan usaha di bidang fashion. Ini juga menjadi pengalaman menarik karena kami dapat berjumpa dan berbagi pengalaman dengan UKM unggulan Pelindo dari seluruh Indonesia” ujar Silvi, pemilik UKM Sadina Fashion, salah satu UMK binaan Pelindo Regional 1 yang mengikuti pelatihan. (Rijal)