Dorong Guru Melek Digital, Telkom Gelar IDL for Great Teacher 2025 di Garut

oleh

GARUT, Tarogong Kaler | CN – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara pembukaan event Indonesia Digital Learning (IDL) for Great Teacher 2025 bagi 500 Guru SD/SMP di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (12/7/2025).

Bupati Garut, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi para guru untuk meningkatkan mindset, skill, dan perangkat yang dimiliki. Dengan demikian, guru-guru di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut, akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

example banner

“Kami meyakini bahwa digitalisasi memberikan banyak peluang untuk mengefektifkan dan mengefisienkan proses pembelajaran, sehingga anak-anak kita semakin hebat,” ujar Bupati Garut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Telkom Indonesia atas inisiatif ini. Bupati Garut berharap mindset guru akan lebih terbuka dan tidak lagi menganggap digitalisasi sebagai ancaman, melainkan peluang untuk berkiprah lebih efektif dan lebih baik.

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

Dengan peningkatan skill melalui program ini, para guru juga akan diberi kesempatan untuk menggunakan berbagai tools digital, seperti Pijar, yang dapat mengembangkan proses pembelajaran. Syakur juga berharap kegiatan ini meningkatkan literasi digital guru, sehingga mereka tidak lagi takut terhadap teknologi.

“Ini akan mengefektifkan proses pembelajaran agar lebih berkualitas, bermutu, dan tepat sasaran, serta membangkitkan motivasi bahwa kita di Garut pun bisa menguasai teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Telkom Priangan Timur, Nugroho Setio Budi, menjelaskan bahwa Indonesia Digital Learning for Great Teacher ini merupakan kegiatan kesembilan dari serangkaian kontribusi Telkom kepada masyarakat. Sebagai BUMN, imbuh Nugroho, Telkom mengembalikan sebagian keuntungannya kepada masyarakat.

BACA  Masyarakat Tiuh Margo Mulyo mengeluh, Oknum kios pupuk subsidi tiuh Mulyo asri diduga jual pupuk subsidi diatas HET. APH setempat diminta turun tangan ambil sikap TEGAS.

“Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan bonus demografi kita di tahun 2045, agar generasi 2045 benar-benar menjadi sesuatu yang andal,” jelas Nugroho.

Ia menambahkan bahwa ini adalah salah satu misi Telkom untuk menyiapkan talenta-talenta digital. Nugroho menyoroti pentingnya kegiatan ini karena anak-anak membutuhkan pendidik yang berperan utama. Jika pendidik tidak fokus pada pengembangan mindset dan budi pekerti, dikhawatirkan anak-anak hanya akan memiliki skill tanpa nilai-nilai penting.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan berbagai pembicara ahli dari universitas dan pakar lainnya. Intinya, para guru diharapkan mendapatkan tiga hal penting: mindset yang kuat, skill yang terasah, dan familiaritas dengan tools digital.

“Jadi tadi AI segala macam, itu bukan sesuatu yang membuat mereka menjadi down tapi memanfaatkan itu semua, tools-tools yang ada,” ungkap Nugroho. Ia juga berharap proses sertifikasi tidak lagi menakutkan, melainkan membantu para guru untuk bersilaturahmi dan berkolaborasi.

BACA  Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak

Kegiatan ini diikuti oleh 500 peserta guru SD dan SMP se-Kabupaten Garut. Nugroho juga menginformasikan bahwa di akhir bulan ini, Telkom melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) akan mengadakan kegiatan serupa di daerah lain.

Beberapa narasumber dalam kegiatan ini, di antaranya yaitu Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Didi Sukyadi, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, Pakar Komunikasi dan Pendidikan, Karim Suryadi, Pakar Pendidikan dan Konseling, Mubiar Agustin, Praktisi Technopedagogi, Cepi Riyana, Praktisi Pendidikan dan Profesi Guru, Sandi Budi Iriawan, EVP Telkom Regional II, Edie Kurniawan.

 

(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.