Kasus Penganiayaan di Tebing Tinggi Berakhir Damai, Pelaku Siap Nikahi Korban

oleh
oleh

Tebing Tinggi.CN||Polres Tebing Tinggi melalui Unit Pamapta memediasi kasus penganiayaan yang melibatkan dua warga Kota Tebing Tinggi. Selasa (21/10/2025).

Proses mediasi berlangsung secara kekeluargaan dan menghasilkan kesepakatan damai antara kedua pihak.

example banner

Mediasi dipimpin oleh Aiptu Frenki Lumbantoruan, didampingi Aipda Ridwan Sahri dan Brigadir Erik Sugiarto, berlangsung pada Selasa (21/10) dihadapan Kepling dan keluarga masing-masing.

BACA  Polres Tebing Tinggi Layani Call Center 110 Terkait Laporan Warga Soal Hilangnya Ban Mobil

Kasus ini melibatkan Ade Putra (31), warga Kelurahan Sri Padang, dan Putri Ramdhani (31), warga Kelurahan Karya Jaya. Peristiwa penganiayaan terjadi dini hari di sebuah rumah di Perumahan Griya Aira, Kelurahan Brohol.

BACA  Zero Compromise Kesiapan Operasional, Dansat Brimob Polda Sumut Pastikan Personel dan Peralatan Siap Digunakan Kapan Pun

Dalam proses mediasi, Ade Putra mengakui perbuatannya, meminta maaf secara terbuka, dan berjanji bertanggung jawab. Ia juga menyatakan kesediaannya menikahi korban yang kini tengah mengandung.

BACA  Tinjau Posko KLM Nurul Salsa, Kapolres Selayar Perbarui Data Korban dan Pastikan Penanganan Berjalan Optimal

Kedua pihak akhirnya sepakat berdamai, saling memaafkan, dan tidak melanjutkan kasus ke jalur hukum. Proses mediasi berlangsung aman dan kondusif. (zai)

No More Posts Available.

No more pages to load.