Ir. H. Suharli M. Yamin Kecewa dengan PORPROV XV Muba: Protes Bayar 10 Juta  

oleh

SUMSEL, CN – Ir. H. Suharli M. Yamin menyampaikan kekecewaannya yang mendalam terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV di Musi Banyuasin. Menurutnya, ajang ini jauh dari semangat pencarian bakat atletik, melainkan lebih condong sebagai ajang bisnis yang menguntungkan pihak-pihak tertentu.

 

example banner

“Ini bukan lagi pencarian bakat atletik, tapi ajang bisnis. Kenapa setiap ada PORPROV, tuan rumah selalu mendapatkan medali emas yang banyak?” ujar Suharli dengan nada kesal. Ia menduga ada praktik tidak sehat yang mempengaruhi hasil pertandingan.

BACA  Empat Lawang di Usia ke-19, Dwi Lananda Avindo Soroti Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

 

Suharli juga menyoroti adanya biaya yang harus dikeluarkan jika ingin mengajukan protes terhadap hasil pertandingan. “Saya merasa kesal, mau protes saja kita harus bayar Rp. 10.000.000,” ungkapnya. Ia menilai hal ini sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara-suara kritis yang ingin menegakkan keadilan dalam olahraga.

BACA  Personel Sat Brimob Polda Sumut Tunjukkan Performa Gemilang di Ajang Kemala Run 2026 Bali

 

Suharli berharap keluhannya ini dapat didengar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI agar ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan PORPROV. “Semoga keluhan ini sampai ke Kemenpora RI, agar ada perbaikan dan PORPROV bisa kembali menjadi ajang yang benar-benar menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.

BACA  Polres Langkat Gelar Safari Shalat Jumat, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

 

Saat dikonfirmasi, pihak panitia menyebut dirinya bidang ketua pertandingan bahwa konsekuensi bayar 10.000.000 saat melakukan protes sudah ada ketentuannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.