Harapan Bersih,Kades Al Hudri Ajak Warga Jaga Lingkungan Bersama 

oleh
oleh

Tapung Hulu,-CN+Di balik hamparan jalan lintas yang setiap hari dilalui masyarakat, tersimpan persoalan yang tak bisa lagi dianggap sepele: tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan, menebar bau tak sedap, dan perlahan mengancam kesehatan lingkungan.

Namun di tengah persoalan itu, hadir sebuah langkah nyata yang penuh kepedulian. Kepala Desa Kasikan, Al Hudri, S.T., turun langsung bersama masyarakat dan pihak perusahaan untuk membersihkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan lintas desa. Kamis 23 April 2026

example banner

Dengan alat berat dan semangat gotong royong, pembersihan dilakukan bersama pihak PTPN lV Regional III Distrik Barat PKS Terantam dan Tandun sebagai bentuk kerja sama dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

BACA  Polres Kampar Gelar "Goes To Campus" di STIE Bangkinang, Tanam 50 Pohon untuk Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Bagi Al Hudri, menjaga kebersihan desa bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari tanggung jawab moral untuk meninggalkan lingkungan yang sehat bagi anak cucu.

“Kami menghimbau seluruh warga Desa Kasikan agar tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan. Sampah rumah tangga sebaiknya dibakar atau ditimbun di lingkungan masing-masing agar desa kita tetap bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebersihan bukan hanya tugas pemerintah desa semata, tetapi tugas bersama seluruh masyarakat. Perubahan besar, menurutnya, selalu dimulai dari kesadaran kecil dari rumah sendiri.

BACA  ‎Dihadiri Ratusan Tamu Undangan, Perayaan HUT ke-31 PPTSB Sektor Kerinci Timur Berlangsung Sukses dan Meriah.

Di tengah upaya itu, Pemerintah Desa Kasikan juga terus berjuang agar desa mereka bisa mendapatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari pemerintah daerah. Harapan itu bukan untuk kepentingan sesaat, melainkan solusi jangka panjang bagi persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Desa Kasikan mendapat TPA dari Pemda. TPA ini nantinya bukan hanya untuk desa, tetapi bisa menjadi solusi untuk skala kecamatan,” tambahnya dengan penuh harap.

BACA  Warga Batangmata Sapo Serbu Tenda Basar Pasar Murah TMMD ke 128 Tahun 2026

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Selama ini, keterbatasan fasilitas pembuangan membuat sebagian masyarakat masih membuang sampah sembarangan. Karena itu, keberadaan TPA dinilai menjadi kebutuhan mendesak demi menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Aksi bersih-bersih ini pun menjadi simbol bahwa ketika pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan berjalan bersama, persoalan sebesar apa pun bisa mulai diatasi.

Desa Kasikan hari ini sedang menanam harapan bahwa dari kepedulian kecil terhadap sampah, akan tumbuh masa depan yang lebih bersih, sehat, dan layak untuk generasi mendatang.

Sumber: Pers Keadilan Tapung Hulu

Editor R Gulo

No More Posts Available.

No more pages to load.