Tebing Tinggi.(Sumut).CN- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tebing Tinggi berhasil membongkar kasus penggelapan sembilan unit televisi di sebuah gudang elektronik di Jalan Ahmad Yani, Kota Tebing Tinggi, Rabu dini hari (20/5/2026).
Dalam pengungkapan tersebut, dua pelaku berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah laporan diterima polisi. Keduanya yakni FR (19), yang bekerja sebagai penjaga malam gudang, serta RS (31), seorang sopir yang diduga turut membantu aksi penggelapan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, Iptu Dr. Herikson P. Siahaan, SH, MH, Kamis (21/5/2026), mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban setelah menemukan aktivitas mencurigakan melalui rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Keberhasilan pengungkapan ini berkat kejelian personel di lapangan dan dukungan rekaman CCTV yang terpasang di area gudang,” ujar Iptu Herikson.
Kasus itu terungkap saat pemilik gudang, Janyese (50), memeriksa rekaman CCTV dan mendapati salah satu pelaku tengah membawa satu unit TV LED 43 inci merek Polytron secara diam-diam. Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui pelaku telah menggondol sembilan unit televisi berbagai ukuran.
Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp22,9 juta.
Mendapat laporan dari korban, tim Opsnal Sat Reskrim bergerak cepat bersama personel Samapta untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku. Sekitar pukul 13.00 WIB, kedua tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan.
Dalam proses penangkapan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit flashdisk berisi rekaman CCTV aksi pelaku serta pakaian yang digunakan saat menjalankan aksinya.
Kini kedua tersangka telah mendekam di sel tahanan Polres Tebing Tinggi dan dijerat dengan Pasal 486 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penggelapan.
Polres Tebing Tinggi menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas segala bentuk tindak kriminal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Zai)















