Kabur Ke Batam,Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

oleh
Oplus_131072

CN.ID|INHU – Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Belilas Perkasa (SBP), Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

 

example banner

Tim Opsnal Jatanras Sat Reskrim Polres Inhu akhirnya berhasil meringkus seorang pria berinisial L (45), yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap sejumlah korban di area HGU PT SBP. Penangkapan dilakukan di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra SH, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

 

Menurut Aiptu Misran, penangkapan berawal dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Tim Opsnal Narasinga Polres Inhu setelah menerima informasi keberadaan terduga pelaku yang diduga sedang bekerja di sebuah dok kapal atau bengkel kapal di kawasan Jalan Pelabuhan Sagulung, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

 

“Setelah memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku, Kasat Reskrim IPTU Adlin SH, MH memerintahkan tim yang dipimpin KBO Reskrim IPDA Riki Rahmadi SH untuk bergerak menuju Batam dan melakukan penangkapan,” ujar Aiptu Mistan.

 

Tim berangkat menggunakan speed boat pada Jumat pagi dan tiba di Batam sekitar pukul 15.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemetaan area dan koordinasi dengan pihak keamanan lokasi dok kapal yang diduga menjadi tempat aktivitas pelaku.

BACA  Masyarakat Tiuh Margo Mulyo mengeluh, Oknum kios pupuk subsidi tiuh Mulyo asri diduga jual pupuk subsidi diatas HET. APH setempat diminta turun tangan ambil sikap TEGAS.

 

Hasilnya, sekitar pukul 18.20 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mengaku berinisial L. Setelah diamankan, terduga pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Batu Aji untuk proses penitipan di ruang tahanan sebelum proses hukum lanjutan dilakukan oleh penyidik Polres Inhu.

 

Kasus ini sendiri berawal dari peristiwa yang terjadi pada SeniJuni/6/ 2026 sekitar pukul 09.30 WIB di wilayah HGU Nomor 1 Tahun 2007 PT SBP, Kelurahan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat.

 

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, saat itu pelapor mendapat informasi dari salah seorang korban yang menyampaikan bahwa kelompok mereka diduga diserang oleh sejumlah orang yang membawa senapan dan senjata tajam. Dalam kejadian tersebut beberapa orang mengalami luka akibat tembakan maupun luka robek yang diduga berasal dari senjata tajam.

BACA  Kisruh Tata Kelola BUMNag Sait Buntu, Dana Ketahanan Pangan Rp221 Juta Dipertanyakan, Bupati dan Inspektorat Diminta Turun Tangan

 

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Muizah, Kecamatan Seberida, untuk memperoleh perawatan medis sebelum laporan resmi dibuat ke Polres Inhu.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yakni Pasal 262 KUHP dan/atau Pasal 459 Jo Pasal 17 KUHP serta Pasal 1 UU Nomor 12 Tahun 1951.

 

Polres Inhu menegaskan proses penyidikan akan terus berjalan untuk mengungkap secara menyeluruh peran para pihak yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan tersebut dan menghimbau pelaku lain untuk menyerahkan diri**

 

Sumber Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, SH 

No More Posts Available.

No more pages to load.