5 Hari Tenggelam di Sungai Bilah, Basarnas Tanjung Balai Dan BPBD Labuhanbatu Terjun ke Lokasi

oleh

Labuhanbatu CN – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Pemko Tanjung Balai menerjunkan tim untuk membantu upaya pencarian seorang warga yang dikabarkan tenggelam di sungai Bilah, Senin (22/6/2026) sekira pukul 16.00 wib lalu.

Sebanyak empat personel Basarnas Tanjung Balai ditambah satu unit perahu karet, memperkuat upaya pencarian korban Habib Zuhri Sagala (25) warga Lingkungan Pekan Lama, kelurahan Rantauprapat, kecamatan Rantau Utara Labuhanbatu, masih belum ditemukan setelah lima hari tenggelam.

BACA  “Baitul Arqam 2026: Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Kepemimpinan, Mencerahkan Peradaban”.
example banner

 

Selain itu, tim BPBD Labuhanbatu juga menerjunkan personel dan satu perahu karet bermesin. Ditambah puluhan relawan yang merupakan warga lokal setempat dengan dua perahu bermesin.

Pola pencarian yang dilakukan tim Basarnas Tanjung Balai dan BPBD Labuhanbatu dengan dengan mengombak permukaan dan dasar arus sungai terpanjang di Labuhanbatu itu.

Dengan harapan, riak air diyakini dapat membuat jasad korban akan muncul ke permukaan air.

“Perahu karet memakai mesin dengan kekuatan 40 PK,” ungkap Kepala Regu, Rizki Basarnas Tanjung Balai, Jumat (26/6/2026).

BACA  Polres Tebing Tinggi Amankan Konflik Pembersihan Lahan PT Bridgestone di Sipispis, Sejumlah Kendaraan Terbakar

Selain itu, para warga juga berenang dan menyelam ke lokasi-lokasi yang dicurigai tenggelamnya korban.

 

Upaya pencarian di dasar sungai, katanya terkendala karena kondisi air yang keruh. Sehingga, jikapun dilakukan penyelaman akan mengalami kendala, ujarnya.

Pencarian ini, dipimpin Kepala Kelurahan Rantauprapat Ahmad Zaelani Nasution mengaku korban pertama kali tenggelam dari belakang rumah keluarganya,

Kemudian sejauh 100 meter ke hilir, korban masih sempat meminta tolong ke salah seorang warga yang sedang memancing. Namun nahas, belum sempat diberikan pertolongan korban sudah tenggelam dan tak terlihat lagi.

BACA  Polres Tebing Tinggi Hadiri Rapat Pimpinan Kota Kadin Tebing Tinggi Tahun 2026

“Sempat ada warga yang melihat. Korban juga sempat minta tolong. Tapi tak terselamatkan,” katanya.

 

Proses pencarian dan evakuasi korban ini menjadi momen menarik perhatian warga lokal. Setiap hari, ratusan warga kota Rantauprapat ikut menyaksikan proses pencarian yang dilakukan

(ojak H)

No More Posts Available.

No more pages to load.