Polres Way Kanan Ukir Prestasi Gemilang, Sabet Juara Pertama di Ajang Kapolri Cup VII Tahun 2026

oleh
oleh

WAYKANAN cn. – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Polres Way Kanan, Bripda Andri Wisnu Prabowo meraih Juara 1 Kelas kyourugi under 63 dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Indoor Stadium, Tangerang Selatan, Banten. Minggu (12 Juli 2026).

Kejuaraan bergengsi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan diikuti oleh ratusan atlet terbaik dari seluruh Indonesia.

Temukan lebih banyak
Tujuan Wisata
Demografi
Operasi Bisnis
Keselamatan
Panduan Kota & Daerah
example banner

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kedisiplinan tinggi yang dimiliki oleh anggota Polri, tidak hanya dalam menjalankan tugas melayani masyarakat, tetapi juga dalam mengasah kemampuan diri di bidang olahraga.
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto S.I.K menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian luar biasa tersebut.
Menurutnya, prestasi yang diraih oleh Bripda Andri Wisnu Prabowo merupakan motivasi bagi seluruh anggota Polres Way Kanan lainnya untuk terus berprestasi.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Kemenangan di Kapolri Cup VII bukanlah hal yang mudah, ini adalah hasil dari latihan keras, komitmen, dan sportivitas yang tinggi.

Temukan lebih banyak
Kendaraan & Keselamatan Lalu Lintas
News
NEWS
Panduan & Petunjuk Perjalanan
EKONOMI

Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi institusi Polri maupun dalam mengharumkan nama daerah,”ujar Kapolres.
Dalam kejuaraan tersebut, personel Banit Sarsamapta Polres Way Kanan ini berhasil menyisihkan ratusan peserta dari berbagai satuan kerja Polri di seluruh Indonesia.

Temukan lebih banyak
Peta
keselamatan
Pemerintah Pusat & Daerah
Waktu & Kalender
EKONOMI

Bripda Andri Wisnu Prabowo yang turun di kelas kyourugi under 63 dalam kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Kapolri Cup Ke-7 Tahun 2026 tampil dominan sejak babak penyisihan hingga akhirnya memastikan medali emas di partai final.
Ditemui usai menerima penghargaan, sang atlet Taekwondo menyatakan bahwa kemenangan ini ia persembahkan bagi keluarga, Polda Lampung khususnya Polres Way Kanan dan seluruh masyarakat Way Kanan yang telah memberikan dukungan serta doa.
“Tentu ini menjadi kebanggaan bagi saya pribadi. Fokus saya sekarang adalah tetap konsisten berlatih agar ke depannya bisa terus membawa nama baik Polri di ajang yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.
Prestasi ini diharapkan mampu meningkatkan citra positif Polri di mata masyarakat, serta membuktikan bahwa personel Kepolisian memiliki potensi yang luar biasa di bidang olahraga bela diri.edo)
BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

No More Posts Available.

No more pages to load.