Sempat Hilang, Selvi Anggraini Ditemukan: Sisi Lain Sistem Pengamanan dan Komunikasi Sekolah Rakyat Sergai Jadi Sorotan.

oleh

SERGAI – CN – Misteri hilangnya Selvi Anggraini, siswi Sekolah Rakyat Sergai, akhirnya terjawab. Selvi kini telah berkumpul kembali bersama keluarganya pada Senin (3/8/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB, setelah sempat bermalam di rumah kerabatnya. Insiden ini menyisakan sorotan tajam terkait sistem komunikasi dan pengamanan internal pihak sekolah.

Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media, Selvi membeberkan kronologi pelariannya. Ia mengaku nekat keluar dari lingkungan sekolah pada Minggu dini hari melalui pagar samping yang berbatasan dengan Kantor Pengadilan.

example banner

“Saya menumpang warga yang kebetulan lewat. Tapi karena takut dimarahi orang tua, saya memilih menginap di rumah saudara di Sei Mulyo,” ujar Selvi, Senin (3/8).

BACA  DIDUGA ADA KEPEMIHAKAN BERAT SEBELAH, IBU KORBAN DESAK KAPOLRI COPOT KAPOLRES DAIRI

Bantah Masalah Fasilitas, Kecewa pada Wali Asuh.

Selvi menegaskan bahwa aksi nekatnya bukan karena fasilitas sekolah. Ia mengakui pelayanan asrama, termasuk urusan makan, dalam kondisi sangat baik. Pemicu utamanya adalah rasa rindu mendalam kepada orang tua yang bercampur dengan kekecewaan terhadap respons salah satu oknum wali asuh.

“Saya kesal dan kecewa dengan wali asuh. Sudah berulang kali saya minta tolong untuk menelepon Bu Evi (Pendamping PKH), tetapi tidak pernah dihiraukan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

BACA  Bupati Karo Ajak Semua Pihak Majukan Pariwisata dan Hortikultura melalui Festival Bunga dan Buah Tahun 2026

Orang Tua Sesalkan Keterlambatan Informasi Sekolah.

Kembalinya Selvi disambut rasa haru dan syukur oleh sang ibu, Legini. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang membantu pencarian, khususnya kepada Bu Evi selaku pendamping PKH yang dinilai bergerak cepat mencari solusi.

Meski demikian, Legini tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap manajemen Sekolah Rakyat Sergai. Ia mempertanyakan mengapa pihak sekolah baru memberikan kabar setelah anaknya hilang lebih dari 24 jam, itupun buk Evi pendamping PKH yang mengabarin kami keluarganya, bukan pihak Sekolah Rakyat.

“Kami sangat kecewa. Padahal tadi malam kakak Selvi sempat mengantarkan keperluan Selvi dan menelepon wali asuhnya untuk menjemput di gerbang. Mengapa saat itu mereka tidak bicara apa-apa kalau Selvi sudah tidak ada?” sesal Legini.

BACA  Kepercayaan Masyarakat Meningkat, 56 Siswa Baru Masuk SD Negeri Madat dan Dapat Perlengkapan Gratis

Keluarga berharap insiden ini menjadi bahan evaluasi total bagi Sekolah Rakyat Sergai, khususnya dalam meningkatkan performa tim keamanan (security) agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak manajemen dan kepala Sekolah Rakyat Sergai untuk mendapatkan klarifikasi serta tanggaran resmi terkait keluhan layanan asrama dan sistem pengamanan pos penjagaan yang dinilai kecolongan. (Syahrial).

No More Posts Available.

No more pages to load.