TIM PENILAI ADIPURA DARI KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP (KLH) LAKUKAN TITIK PANTAU DI DESA MUARA GULA BARU

oleh
oleh

Muara Enim, CN – Desa Muara Gula Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim kembali menjadi sorotan. Tim Penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) RI melakukan kunjungan titik pantau (monitoring) dalam rangka penilaian Adipura Kabupaten Muaraenim Tahun 2026, Kamis (05/11/2026).

Kedatangan tim penilai Adipura pusat ini disambut langsung oleh Kepala Desa Muara Gula Baru Suluhuddin,S.IP.,M.M.,NL.P, diwakili sekretaris desa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaraenim Kabid Suhardi, serta warga dan perangkat desa.

example banner

Titik pantau di Desa Muara Gula Baru menjadi salah satu titik unggulan yang diajukan Pemkab Muaraenim dalam penilaian Adipura tahun ini. Desa yang dikenal dengan slogan *”Muara Gula Baru Batik Lentahi* ini dinilai berhasil menjaga kebersihan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dan penghijauan.

Tim penilai melakukan penelusuran ke sejumlah titik, mulai dari dusun 1 dan dusun 2.

Kepala Desa Muara Gula Baru, Suluhuddin,diwakili Sekdes dalam sambutannya menyampaikan komitmen desanya untuk menjadi desa terbersih di Muaraenim.

Kami warga Muara Gula Baru sudah sepakat, kebersihan itu adalah budaya. Sampah kami pilah, tanam, sungai kami jaga. Kami tidak ingin Adipura hanya sekedar piala, tapi menjadi gaya hidup warga kami. Kami berharap tim penilai melihat kesungguhan ini,” ujar Ridwan Abidin Sekdes.

Perwakilan Tim Penilai Adipura KLH mengapresiasi inovasi desa, Padi Bemba.

Warga Muara Gula Baru berharap dengan adanya titik pantau ini, Kabupaten Muaraenim dapat kembali meraih Piala Adipura tahun 2026. (sd).

Editor : Salahudin, Ak

No More Posts Available.

No more pages to load.