Serdang Bedagai| CN- Nelayan Pantai Kuala Putri, Desa Kualalama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai sesalkan sikap oknum PPL Dinas Kelautan. Pasalnya, bantuan unit paket perdana program Konversi BBM ke BBG dari pemerintah yang diberikan untuk para nelayan dipungut biaya.

Ketika di konfirmasi, Yuli Sitorus mengakui bahwa memang benar adanya pungutan biaya tersebut ” uang itu kami kami sewakan teratak, kursi, biaya makan dan minum ” ujarnya.
Kata Yuli Kementrian juga mengetahui hal itu.
Sementara, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso mengungkapkan pembagian paket perdana ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
Paket senilai Rp 7 juta yang diberikan secara cuma-cuma diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh para nelayan.
“Ini merupakan barang milik negara yang kita serahkan ke masyarakat. Tolong jangan dijual dan gunakan sebagai alat tangkap. Paket ini gratis dari pemerintah dan mudah-mudahan bisa menolong perekonomian nelayan,” ujar Ali, seperti dilansir dari detiknews.
Untuk diketahui, Paket yang dibagikan pemerintah kepada nelayan terdiri dari mesin penggerak, konverter kit, 2 buah tabung LPG 3 kg, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dan lain-lain).(Maulana)













