BANNER IKLAN

Disdik Support KPOTI Gaungkan Permainan Rakyat Dan Olahraga Tradisional di Binjai

oleh -235 views

Binjai| CN- Dinas Pendidkan (Disdik) Kota Binjai mendukung Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Sumut untuk melestarikan kembali permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Binjai Sri Ulina Ginting, Senin (7/9), mengatakan, pada Minggu (6/9) KPOTI Sumut menggelar sosialisasi untuk menggiatkan, membumikan serta melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia di Lapangan Merdeka Binjai.

Kegitan ini, kata Sri Ulina, akan menjadi agenda mingguan di Kota Binjai untuk melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional yang sudah hampir hilang.

“Permainan rakyat dan olahraga tradisional memang sudah hampir hilang ditelan budaya luar dan pengaruh teknologi canggih. Melihat kondisi ini, kami berharap kedepannya agar permainan tradisional dapat dimasukkan ke dalam mata pelajaran di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KPOTI Sumut Agustin Sastrawan Harahap, mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggiat permainan rakyat dan olahraga tradisional, terkhusus kepada  Kadis Pendidikan Binjai.

Kadis Pendidikan sudah berpartisipasi, mensosialisasikan, menggiatkan, membumikan serta melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan Agustin, KPOTI Sumut saat ini sedang melakukan banyak rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut aktivitas normal. “Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan permainan tradisional ini,” ungkapnya.

Terpisah, tokoh masyarakat Kota Binjai, M Saleh Pane, mengatakan, bahwa permainan tradisonal yang sedang digalakkan saat ini merupakan awal yang baik dan berharap terus digalakkan.

“Bila perlu diperlombakan sampai ke tingkat nasional. Karna permainan tradisional ini bukan hanya sekedar permainan saja, namun memiliki makna filosofis dan nilai positif yang terkandung di dalamnya,” ujar Saleh Pane.

“Semoga permainan tradisional ini dapat disosialisasikan sampai kepada unsur terbawah masyarakat, membentuk komunitas di sekolah dan di lingkungan,”  tambahnya.(Rid)

No More Posts Available.

No more pages to load.