BLT Telat 4 Bulan, Camat : Itu Salah Kades

oleh
oleh

Simalungun| CN- Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) masyarakat Desa Marjanji Asih, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun akhirnya disalurkan pada Jum’at, (23/10). Meski demikian, penyaluran BLT jadi gunjingan ditengah-tengah masyarakat, sebab penyaluran sempat terlambat selama 4 bulan. Seharusnya sudah diberikan pada Juni 2020 lalu.

example banner

Hal itu pun direspon keras oleh Camat Hatonduhan dan Camat Tanah Jawa. Kedua Camat senada menyalahkan kebijakan Kepala Desa Marjanji, Pangulu Waster Manurung.

” seharusnya  BLT Desa diprioritaskan untuk masyarakat, namun kenapa disalurkan untuk penyertaan modal BUMnag oleh Kades,  jelas itu kesalahan Pangulu ” tegas kedua Camat seirama.

BACA  Menjaga dengan Hati, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Berikan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Selain itu, Juni Richat Simanjuntak selaku tokoh masyarakat sungguh sangat menyesalkan kebijakan pangulu yang sudah mengkangkangi hak masyarakat selama empat bulan lamanya ” tetapi kenapa tidak ada tindakan pemerintah,  aparatur penegak hukum (aph),  Dewan yang terhormat,  dan pemerhati, dimana mereka ” tandasnya.

Pangulu Waster Manurung, ketika dikonfirmasi soal keterlambatan BLT DD, menerangkan ” sebelum musibah pandemi covid19 kami sudah sudah menganggarkan penyertaan modal BUMnag untuk Tahun Anggaran tahun 2020 dengan angaran 210 juta, dan sudah berdiri bangunannya sebelum terjadi Covid’19  karena itu dananya sudah terpakai dan sudah habis ” paparnya.

BACA  Rapat Koordinasi Pemilihan BPD di Lengkiti, Polsek Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

” setelah terjadilah covid’19, sambung dia ” gantilah APBD desa, Dana Desa dipotong untuk Covid 30 persen. Jadi kalau tahap 4 akan dicairkan tanggal 30, sesudahnya jarak seminggu kedepan dicairkan tahap kelima, walaupun belum keluar Dana tahap ke 6 kita dahulukan dananya  ” kata Waster.

Diungkapkan Waster Manurung ” tahap 4, 5, 6 jumlahnya menjadi 31 orang penerima BLT, itupun yang 145 KK penerima BLT Desa tahap 1,2,3  yang saya ajukan hanya 31 orang.

BACA  Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI, Kapolres Kampar Hadir Upacara Megah di Lapangan Pelajar Bangkinang

” 31 orang penerima BLT Desa dengan besaran 300rb/kk, sebanyak 145 orang harus diganti dengan yang baru, karena bukan hanya mereka yang membutuhkan. Saham saya di BUMDes sudah ada 850 juta, dan produksi pupuk yang sudah berproduksi 6000 sak, itu sudah sudah tersalur dibeberapa daerah ” Kata Waster. (JR.S)

No More Posts Available.

No more pages to load.