34 Tahun Jalan Desa Mukti Kuncir Diabaikan Pemda, Kades Sampai Pakai Dana Pribadi

oleh
oleh

Subulussalam| CN- Salah satu jalan di Desa tertua di Kecamatan Kota Baharu, tepatnya Kampung Mukti Lincir yang terletak di daerah pedalaman, kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab lintasan jalan sudah berlobang, becek, dan putus-putus.

example banner

Pasalnya, dari Sembilan desa yang ada di Kecamatan Kota Baharu, jalan lintas menjadi kendala buat warga saat berpergian, hampir sepanjang jalan lintas kecamatan tersebut kondisinya sangat buruk. Ditambah lagi tepi jalan terdapat jurang dan tebing yang cukup curam.

Padahal desa tersebut menghubungkan Kecamatan Longkib Kota Subulussalam dan Desa Sumber Mukti Kecamatan Kota Baharu.

BACA  Polsek Rambutan Pastikan Ibadah Minggu di Tiga Gereja Berlangsung Tertib

Kepala Kampung Desa Mukti Lincir Sebtuwanto mengatakan kepada awak media ” semenjak dibukanya jalan sebagai alat transportasi menuju desa dari tahun 1986 sampai dengan 2020 sekarang, selama 34 tahun lebih jalan itu sekali pun belum pernah disentuh oleh pemerintah baik dari provinsi maupun daerah. Selaku kepala desa sekaligus mewakili masyarakat Mukti Lincir, kami berharap agar pemerintah mau memperbaiki karena jalan tersebut jalan satu-satunya sebagai alat transportasi menuju ke desa maupun sebaliknya,” kata Kepala desa, Jum’at (13/11/2020).

Harapan kami, sambung Kades ” supaya segera diperbaiki jalan itu. agar saat warga berpergian bisa lebih aman saat mengendarai, kalau pun seandainya tidak bisa dilakukam pengaspalan, minimal pengerasan jalan,” harap Sebtuwanto.

BACA  Polres Way Kanan Peringati Hari Kesaktian Pancasila: Memperkokok Persatuan, Meneguhkan Janji Pengabdian Kamis 01 Oktober 2026, 11:05 WIB JETSIBER.COM - WAY KANAN — LAMPUNG | Dengan khidmat dan penuh keagungan, Polres Way Kanan di lingkungan Polda Lampung melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Parama Satwika, Kamis (1/10/2026). " Mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", kegiatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan peneguhan kembali tekad menjaga fondasi luhur kehidupan berbangsa. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Way Kanan, AKBP Ramadhona, yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Hadir dalam kesempatan ini jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek, perwakilan personel dari seluruh satuan kerja, serta Aparatur Sipil Negara di lingkungan kepolisian setempat. Suasana berlangsung tertib, tenang, dan sarat makna. Diawali mengheningkan cipta, seluruh peserta menunduk sejenak menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemurnian Pancasila. Rangkaian dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945 oleh Briptu Tomas Adi Saputra, serta pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila yang dibawakan oleh Briptu Alfinto Sahputera. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon rahmat dan kedamaian bagi bangsa serta tanah air. Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa peringatan ini adalah momen untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam setiap langkah pengabdian. "Peringatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Mari kita jadikan Pancasila sebagai semangat yang senantiasa memperkokoh persatuan, menjaga keberagaman, dan menggerakkan semangat gotong royong. Jadikan ia landasan utama dalam menjalankan tugas, guna memberikan pelayanan yang tulus dan terbaik bagi masyarakat," ujar AKBP Ramadhona. Suasana yang sederhana namun penuh ketulusan sepanjang upacara mencerminkan komitmen seluruh personel untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara berakhir dengan tertib, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata sehari-hari. (NURs)

Masih kata Sebtuwanto ” Demi masyarakat bahagia dan agar tidak kesusahan saat berpergian, kepala kampung berupaya memperbaiki jalan tersebut dengan menggunakan uang pribadi, alhamdulillah jalan tersebut sekarang sudah lumayan baik dari sebelumnya, karena ada kesadaran warga tentang jalan satu-satunya sehingga para warga melakukan gotong royong beberapa hari yang lalu untuk memperbaiki, sekaligus swadaya masyarakat walaupun masih ada sebagian jalan agak susah di lintasi ” bebernya.

BACA  Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Dolok Merawan Patroli Blue Light

Lebih jauh ia mengungkapkan ” akan tetapi menjadi kendala apabila saat musim hujan, jalan akan becek dan licin membuat para pengendara harus berhati-hati saat melintasi dan bahkan kendaraan roda empat sering mogok di akibat jalan yang sangat licin. “Saya rela uang saya terpakai demi memperbaiki jalan tersebut karena jalan itu satu-satunya yang diharapkan warga saat melakukan aktivitas sehari-hari, saya rasa gecik lain pun akan melakukam hal serupa seperti yang kulakukan demi warga ” tandas Gecik Sebtuwanto. (Jun)

No More Posts Available.

No more pages to load.