Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Provinsi kepulauan Bangka Belitung (DPD LAKI P45) menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan ledakan Bom di Depan Gereja Katedral Makassar.
Bangka Belitung| CN- Ledakan bom yang terjadi di depan gereja Katedral Makassar, Ahad (28/03/2021) mendapat perhatian dari berbagai elemen salah satunya Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 provinsi kepulauan Bngka Belitung yang tidak berselang lama pernyatasn sikap elemen lain, semenjak kejadian ini kami menyampaikan pernyataan sikap yang berikut pernyataan sikap DPD LAKI P45 BABEL yang disampaikan di laman Facebook privadi aminds yang disadur oleh cakrawala nusantara.com:
1. Mengutuk keras atas kembali terjadinya kekerasan dan teror di tempat ibadah. Perilaku keji tersebut adalah musuh bersama kemanusiaan.
2. Mendesak kpd aparat keamanan untuk melakukan investigasi secara tuntas kasus dan menemukan pihak yg bertanggungjawab. Kpd pihak yg bertanggungjawab harus diproses hukum secara tegas dan adil.
3. Mendesak aparat keamanan untuk meningkatkan daya deteksi dini dan pengamanan terhadap tempat2 ibadah, demi hadirnya rasa aman dan damai di tengah2 masyarakat.
4. Meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kerukunan, toleransi dan kerjasama antar umat beragama, termasuk dalam rangka ikut serta menanggulangi masalah2 teror dan kekerasan. Jangan sampai teror, kekerasan dan radikalisme mengoyak dan merusak integrasi nasional kita sebagai bangsa dan negara yg majemuk, Bhinneka Tunggal Ika.
Pernyataan sikap DPD LAKI P45 BABEL ini disampaikan oleh MUHAMMAD AMIN KETUA DPD LAKI P45 BANGKA BELITUNG.
Menurut keterangan yang diliris oleh kepolisian yang dimuat dibeberapa media bahwa kejadian tersebut merupakan bom bunuh diri. (BG4MIN cs)














