Tebing Tinggi.(Sumut).CN- Polsek Padang Hulu Polres Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan mediasi melalui pendekatan Restorative Justice (RJ) dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan, bertempat di Aula Polsek Padang Hulu, Sabtu siang (25/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Reskrim Ipda Lukman M. Aruan, S.H bersama Bripka R.E. Samosir. Mediasi dilakukan berdasarkan Laporan Polisi tertanggal 21 April 2026, dengan pelapor atas nama Nurlelani.
Kasus ini melibatkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Reza P. (30), terhadap ibunya sendiri, Nurlelani (53), di rumah mereka di Jalan Pulau Belitung Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, pelaku meminta uang sebesar Rp3.000.000 kepada korban. Namun karena korban tidak memiliki uang yang diminta, pelaku kemudian melakukan kekerasan dengan memukul kepala korban sebanyak dua kali menggunakan kepalan tangan. Akibatnya, korban mengalami rasa sakit dan benjolan di bagian kepala.
Dalam mediasi yang difasilitasi kepolisian, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Pelaku menyampaikan permohonan maaf dan korban telah memberikan maaf. Mengingat hubungan antara keduanya adalah ibu dan anak, korban juga menyatakan tidak keberatan dan tidak akan melanjutkan perkara ke proses hukum.
BACA POLRES OGAN KOMERING ULU Search for Home/POLRES OKU POLRES OKU Polres Oku Laksanakan Pengamanan Mediasi Antara PT. AOC Dengan Warga Pemilik Lahan (Exs Naker Pt Mtn) Terkait Ketenaga Kerjaan Dan Komfensasi Photo of admin admin Send an email16 jam ago 21 1 minute read Baturaja- Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur melaksanakan kegiatan Pengamanan terkait kegiatan mediasi antara PT AOC dan perwakilan pemilik lahan (exs Naker PT MTN) di Aula BLK Disnaker Kab. OKU jalan A Yani Km 3,5 Kemelak Bindung Langit Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Kamis (21/05/2026) sekira Pukul. 09.00 Wib. Dalam kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Kabag Log Polres Oku Akp Marjuni, S.E., M.Si., selaku Koordinator Regu III Polres Oku, di ikuti oleh Perwira dan Personel gabungan Polres Oku dan Polsek Baturaja Timur. Mediasi ini yang mana sebelumnya sudah dilakukan mediasi sebanyak 3 (tiga) kali yaitu 2 (dua) kali di Polres OKU ( 27 April 2026 dan 10 Maret 2026 ), 1 (satu) kali di offise PT AOC ( Senin 11 Mei 2026 ). Dalam kegiatan Mediasi tersebut, Disnaker Kab. OKU menjadi moderator untuk bersama-sama mencari jalan keluar terkait permasalahan Komfensasi dan masa tunggu. Perwakilan pemilik lahan (exs naker PT MTN) Sdr. Johan, terkait dengan komfensasi permintaan pemilik lahan (exs naker PT MTN) sebesar Rp 1.250.000 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu 23 Juni 2026. Tanggapan dari PT AOC Komfensasi yang ditawarkan PT AOC sebesar Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) Masa tunggu selama 1 (satu) tahun Usai mediasi yang berjalan cukup alot, PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN) sepakat mengenai komfensasi dan masa tunggu dengan komfensasi sebesar Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per orang per bulan, Masa tunggu sampai bulan Desember 2026 dan Pembayaran komfensasi dari bulan April s/d Desember 2026. Dengan telah disapakati terkait komfensasi dan masa tunggu antara PT AOC dan warga pemilik lahan (exs naker PT MTN), warga menerima hasil kesepakatan tersebut. Hadir dalam kegiatan mediasi tersebut Sdr. UGI SISMARENDRA ( Direktur Oprasional PT AOC), Sdr. Drs. AHMAD FIRDAUS MSi ( Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. OKU), Sdr. M ADITYA ( KTT PT AOC), AKP BUDIONO (Kasat Intelkam Polres OKU, Sdr. RICHY SEFRANSYAH, SE.MM.A.Kp (Camat Pengandonan), AKP HARYANTO S.I.P (Kapolsek Pengandonan), KAPTEN AGUS SETIAWAN (Kodim 0403), Sdr. JIRUL AMILI S.E, MM (kades gunung kuripan), Perwakilan Pemilik Lahan (exs Naker PT MTN)
Selain itu, diketahui bahwa pelaku memiliki gangguan mental/kejiwaan, sehingga disepakati untuk dilakukan pengobatan lanjutan di RSUD Dr. H. Kumpulan Pane. Kedua belah pihak pun sepakat untuk berdamai dan telah membuat surat pernyataan perdamaian.
Melalui pendekatan Restorative Justice ini, Polsek Padang Hulu memberikan keadilan yang lebih humanis serta menjaga keharmonisan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. (Zai)