Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

oleh
oleh

Batam.CN- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan Soft Operational Launching NTAA (Nipah Transfer Anchorage Area) di Pelabuhan Feri Harbour Bay, Kepulauan Riau, sebagai langkah awal pengoperasian layanan kepelabuhanan strategis di Perairan Nipa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pemberian izin konsesi oleh Kementerian Perhubungan kepada Pelindo pada 6 Mei 2026 untuk penyediaan dan kegiatan pengusahaan kepelabuhanan di area konsesi Perairan Nipa. (25/05/2026).

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa pengoperasian NTAA menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Indonesia pada jalur pelayaran internasional, khususnya di kawasan Selat Malaka yang merupakan salah satu rute perdagangan laut tersibuk di dunia.

BACA  Di Pulau Terluar, Gotong Royong Jadi Harapan: Bhabinkamtibmas Pasilambena Hadir di Tengah Warga Perbaiki Jalan Poros
example banner

“Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran utama dunia yang memiliki posisi sangat strategis dalam perdagangan global. Dengan lokasi geografis yang dimiliki Indonesia, sudah seharusnya kita mengambil peran yang lebih besar dalam ekosistem layanan maritim internasional, tidak hanya menjadi negara lintasan, tetapi juga menjadi penyedia layanan maritim yang kompetitif dan bernilai tambah,” ujar Achmad.

Selat Malaka diketahui menjadi salah satu jalur pelayaran terpenting dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dan Laut China Selatan, serta dilalui ribuan kapal internasional setiap tahunnya. Posisi tersebut menjadikan kawasan ini berkembang sebagai pusat berbagai aktivitas layanan maritim internasional, termasuk layanan alih muat antar kapal atau ship to ship transfer (STS).

BACA  Irwan Nelayan Asal Dusun Bangsian Desa Mekar Indah Berbuah APresiasi Istimewa Dari Pangdam XVI / Hasanuddin Bangun Narawako

Menurut Achmad, pengembangan layanan di Perairan Nipa menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kehadiran nasional di jalur perdagangan global sekaligus meningkatkan daya saing sektor maritim nasional.

“Pengembangan NTAA bukan sekadar pengembangan bisnis kepelabuhanan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai logistik dan perdagangan internasional. Kami berharap keberadaan layanan ini dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas maritim nasional,” lanjutnya.

Layanan kepelabuhanan di sana antara lain layanan alih muat antar kapal atau Ship to Ship Transfer (STS), pelayanan kapal, serta layanan floating storage. Pelindo akan mengembangkan pendukung operasional sesuai dengan standar keselamatan dan layanan internasional.

BACA  KUA Salapian Pimpin. Rapat Koordinasi lintas sektoral, Tekankan semarak Idul Adha dengan Gerakan Salapian Berkurban

Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung proses pengembangan NTAA hingga terlaksananya soft launching ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah serta seluruh stakeholder terkait. Ke depan, kami juga memohon dukungan dan kolaborasi seluruh pihak agar pengoperasian NTAA dapat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi penguatan sektor maritim nasional,” tutup Achmad.( Rijal)

No More Posts Available.

No more pages to load.