Soroti Aset Negara yang Terbengkalai, Desak Audit dan Evaluasi Total Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja.

oleh

SERGAI — CN – Pasca terjadinya insiden ambrolnya jembatan di jalan operasional PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 1 Kebun Tanah Raja tepatnya perbatasan antara afdeling 2 dan afdeling 4, pada beberapa waktu lalu, perbaikan jembatan tersebut dinilai tidak memberikan solusi dan justru menyisakan masalah baru. Kondisi jembatan kini tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga berpotensi mengganggu kelancaran operasional dan merugikan pihak perusahaan negara, Kamis (11/06/2026).

 

example banner

Berdasarkan investigasi dan pantauan di lapangan pada hari Selasa (10/06/2026), perbaikan jembatan yang diduga dilakukan akibat aktivitas pihak luar tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan (setengah hati). Perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh hingga ke struktur dasar jembatan yang ambrol. Pihak pelaksana proyek diduga hanya melakukan penambalan dengan menimpakan semen di atas material yang rusak.

BACA  Satlantas Polres Empat Lawang Hadiri Penandatanganan MoU Dengan SMA Negeri 2 Tebing Tinggi

 

Akibat metode kerja yang tidak standar tersebut, struktur jembatan menjadi jauh lebih tinggi. Celakanya, elevasi tanjakan dari permukaan tanah menuju jembatan tidak dinormalisasi atau dilandaikan (di-grading), dan kondisi ini hanya dikerjakan pada satu sisi saja. Sisi jembatan lainnya dibiarkan begitu saja tanpa penyelesaian akhir (finishing), membentuk tanjakan ekstrem yang mustahil dilewati oleh kendaraan operasional perusahaan maupun angkutan hasil produksi.

BACA  Baru Sebulan Selesai, Proyek Leningan di Desa Cinta Air Sudah Tampak Kerusakan, Camat Perbaungan Bungkam Dikonfirmasi.

Terkait terbengkalainya aset strategis perkebunan ini, PTPN IV Regional 1 dan pihak manajemen terkait didesak untuk segera melakukan inspeksi langsung dan audit menyeluruh. Audit ini sangat penting untuk menelusuri penanggung jawab teknis, mengevaluasi spesifikasi pekerjaan, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam proyek perbaikan yang merugikan keuangan negara ini serta siapa – siapa saja yang terlibat yang memberikan izin pihak luar beraktivitas di jalan perusahaan sehingga jembatan di jalan operasional rusak parah.

BACA  Atasi Minimnya Fasilitas Atlet, KONI Empat Lawang Adakan Audiensi ke Bappeda ‎

Jika dibiarkan berlarut-larut, rusaknya akses vital yang diakibatkan oleh pihak luar dan lemahnya pengawasan perbaikan ini akan terus membebani efisiensi serta mengancam kelangsungan aset PTPN IV Kebun Tanah Raja agar juga tidak menjadi mangkrak. (Syahrial).

No More Posts Available.

No more pages to load.