Bupati Aceh Singkil dan Wali Kota Subulussalam Temui KPU RI, Perjuangkan Pembentukan Dapil Baru.

oleh
oleh

Jakarta – CN Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, S.H. bersama Wali Kota Subulussalam H. Rasid Bancin melakukan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia guna memperjuangkan pembentukan daerah pemilihan (dapil) baru yang menggabungkan Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, Kamis (9/7/2026).

 

example banner

Audiensi tersebut diterima oleh Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI, Melgia Carolina Van Harling. Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Data dan Informasi, H. Iskandar Agani, serta Wakil Ketua DPRK Kota Subulussalam, Rasumin Pohan.

 

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya kedua pemerintah daerah untuk memperjuangkan terbentuknya daerah pemilihan baru bagi Aceh Singkil dan Kota Subulussalam. Pembentukan dapil tersebut diharapkan dapat memberikan keterwakilan politik yang lebih proporsional sekaligus memperkuat perjuangan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi maupun nasional.

BACA  Sempat Kabur ke Rumah Warga, Sat Narkoba Polres Sergai Ringkus Pengedar Sabu

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, S.H. menegaskan bahwa usulan pembentukan dapil baru bukan untuk mengurangi peran ataupun kepentingan daerah lain. Menurutnya, langkah tersebut murni didasarkan pada kebutuhan masyarakat Aceh Singkil dan Kota Subulussalam agar memperoleh keterwakilan politik yang lebih efektif.

 

“Usulan ini bukan untuk mengurangi penghargaan ataupun kepentingan daerah lain. Yang kami perjuangkan adalah bagaimana masyarakat Aceh Singkil dan Kota Subulussalam memiliki keterwakilan yang lebih optimal, sehingga aspirasi pembangunan daerah dapat diperjuangkan secara lebih maksimal di tingkat DPRA maupun DPR RI,” ujar Safriadi Oyon.

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

 

Menurut Bupati, keterwakilan politik yang kuat merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, terutama dalam memperjuangkan berbagai program strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat.

 

Senada dengan itu, Wali Kota Subulussalam H. Rasid Bancin berharap KPU RI dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi yang disampaikan kedua daerah tersebut.

 

“Kami berharap Aceh Singkil dan Kota Subulussalam dapat menjadi satu daerah pemilihan sehingga masyarakat memiliki representasi politik yang lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Kota Subulussalam Rasumin Pohan menyampaikan apresiasi atas komitmen kedua kepala daerah yang secara bersama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur konstitusional.

BACA  Tiada Hari yang Lebih Indah Selain Berbagi, Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah

 

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, Pemerintah Kota Subulussalam, serta seluruh pemangku kepentingan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembentukan daerah pemilihan baru yang mampu meningkatkan kualitas representasi politik bagi masyarakat di kedua daerah.

 

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif. Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama Pemerintah Kota Subulussalam berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan KPU RI serta seluruh pihak terkait guna mengawal proses pembentukan daerah pemilihan baru sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Jurnalis : Yudi Sagala CNtv

No More Posts Available.

No more pages to load.