Wakil Walikota Tanjungbalai Sampaikan Orasi Ilmiah pada Yudisium XXXVI Fakultas Pertanian UNA

oleh

Tanjungbalai (CN) Wakil WaliKota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri sekaligus menyampaikan orasi ilmiah pada Yudisium XXXVI Fakultas Pertanian Universitas Asahan (UNA) yang digelar di Aula Gedung Zulfirman Siregar Lantai II, Sabtu (10/7/2026).

Acara yudisium berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran rektorat, Dekan Fakultas Pertanian, para ketua program studi, dosen, alumni, serta mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik.

example banner

Dalam sambutannya, Muhammad Fadly Abdina yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sarjana Pertanian Indonesia (ISPI) menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia mengapresiasi kerja keras, dedikasi, dan semangat para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Asahan.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Yudisium merupakan penetapan kelulusan atas seluruh proses akademik yang telah kalian tempuh. Momentum ini menjadi tonggak penting yang menandai keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan di Universitas Asahan,” ujar Fadly.

Dalam orasi ilmiahnya, Fadly menegaskan bahwa para lulusan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah persaingan global. Karena itu, ia mengajak para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi, mampu membaca setiap peluang, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar dapat memberikan kontribusi nyata, baik di sektor pertanian maupun bidang lainnya.

Menurutnya, lulusan Fakultas Pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Ia mengajak para sarjana pertanian untuk menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.

BACA  Jadilah Pelopor Keselamatan — Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas ke Generasi Muda

“Kita patut berbangga menjadi lulusan Fakultas Pertanian karena sektor ini merupakan salah satu harapan bangsa dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Fadly juga berharap seluruh lulusan mampu mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama masa perkuliahan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan daerah maupun nasional.

Menutup orasinya, Fadly menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kekuatan sektor pertanian. Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dari Sabang hingga Merauke, sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mengelolanya secara optimal.

BACA  Kasiwas Polres Tebing Tinggi Periksa Kondisi Sarpras dan Tata Kelola MBG di SPPG YKB

“Saya berharap para lulusan Sarjana Pertanian Universitas Asahan terus mempersiapkan diri, berinovasi, dan berkarya demi masa depan bangsa, sekaligus berkontribusi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Usai penyampaian orasi ilmiah, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium Fakultas Pertanian serta penyerahan surat kelulusan secara simbolis kepada para peserta oleh masing-masing Ketua Program Studi. (Hani/Hanif)

No More Posts Available.

No more pages to load.