PAGAR ALAM. ,cakrawala nusantara.- Jajaran pengurus dan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Selatan (Sumsel) terus merapatkan barisan menjelang kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Selain memperkuat soliditas internal melalui pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN di 5 kecamatan se-Kota Pagar Alam, PAN Sumsel juga fokus memperluas basis gerakan dari tingkat bawah melalui pembentukan serta pelantikan Relawan Iskandar, S.E. hingga ke pelosok daerah.
Anggota DPR RI Fraksi PAN, H. Iskandar, S.E., menegaskan pelantikan DPC PAN di 5 kecamatan dan pelantikan tim relawan ini merupakan langkah strategis partai untuk memperkuat jangkauan luas struktur hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
”Pembentukan dan pelantikan DPC di 5 kecamatan serta Relawan Iskandar ini masuk ke dalam program terstruktur. Mereka bekerja secara aktif, memiliki kelengkapan keanggotaan, serta struktur yang jelas,” ungkap Iskandar.
Ujung Tombak Pendidikan Politik &
Penyelarasan Gerak
Menurut Iskandar, keberadaan pengurus DPC PAN di 5 kecamatan dan Relawan Iskandar tak hanya bertujuan memenangkan partai di tingkat desa/kelurahan hingga TPS. Lebih dari itu, mereka menjadi ujung tombak pendidikan politik dan penyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Langkah ini diharapkan membuat kehadiran partai dapat dirasakan dan diterima dengan baik oleh publik.
”Ini adalah bagian dari kesiapan kita. Persiapan ini kita mulai dari sekarang, memanaskan mesin partai dan mengomunikasikan relawan terbarukan. Ketika gerakan ini kita gelorakan, kader dan relawan memiliki satu sasaran yang jelas, sehingga setiap langkah bergerak searah untuk memenangkan pemilu,” tegas Iskandar.
Mengenai target perolehan partai, mantan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) ini menekankan bahwa PAN Sumsel menargetkan raihan hingga 70 persen suara.
BACA logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
”Jika saat ini perolehan kita berada di angka 44 kursi, ke depan kita targetkan perolehan suara partai bisa melonjak secara signifikan hingga mencapai 60 sampai 70 persen,” tambahnya.
Merebut Kembali Kejayaan PAN di Pagar Alam
Semangat konsolidasi ini turut diamini oleh pengurus PAN Kota Pagar Alam. Pihaknya optimistis dengan resmi dilantiknya pengurus DPC di 5 kecamatan beserta Relawan Iskandar, S.E., hal ini akan menjadi kunci utama dalam membangkitkan kembali kejayaan partai di daerah tersebut.
”PAN Kota Pagar Alam punya potensi besar. Kita pernah menjadi pimpinan DPRD. Artinya, kita tinggal membangkitkan kembali semangat kader, pengurus, dan simpatisan. Target kita ke depan adalah merebut kembali kursi pimpinan DPRD Kota Pagar Alam, sekaligus merebut posisi Walikota,” tegas pengurus daerah PAN Pagar Alam.
Gelorakan Dukungan: Joncik Gubernur, Halipan Walikota, Iskandar Lanjutkan DPR RI
Momen konsolidasi dan pelantikan tersebut diwarnai aksi kompak para pengurus yang mengenakan jas kebesaran partai berwarna biru dan rompi relawan.
Secara serentak dan penuh semangat, mereka menyuarakan jargon dukungan politik untuk Pilkada Sumatera Selatan, Pilwalkot Pagar Alam, serta dukungan keterwakilan legislatif di tingkat nasional.
”Joncik Gubernur, Halipan Walikota, Iskandar DPR RI!” pekik para pengurus secara bersama-sama.
Seruan dukungan terbuka ini ditujukan kepada:
Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.M., M.H. (Ketua DPW PAN Sumsel) yang didorong maju dalam Pemilihan Gubernur Sumsel.
H. Halipan Matsohan untuk kontestasi Pemilihan Walikota Pagar Alam.
H. Iskandar, S.E. untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Anggota DPR RI.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan solidita internal kader, pengurus DPC di 5 kecamatan, dan Relawan Iskandar, S.E. dalam mengusung figur-figur potensial, baik di tingkat daerah maupun pusat.:tim