LABUHANBATU — CN
Semangat sportivitas dan persaudaraan mewarnai pembukaan Turnamen Sepakbola Kemerdekaan Cup 2026 yang mempertemukan tim-tim terbaik antardesa dan kelurahan se-Kecamatan Rantau Selatan dan Bilah Barat.
Turnamen yang memperebutkan Trofi Romario Simangunsong tersebut resmi dibuka Ketua DPRD Labuhanbatu, Arjan Priadi Ritonga, di Lapangan Sepakbola Dano Bale, Sigambal, Minggu (30/8/2026).
Sebanyak 17 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Sembilan tim berasal dari Kecamatan Rantau Selatan, sedangkan delapan tim lainnya mewakili Kecamatan Bilah Barat.
Dalam sambutannya, Arjan meminta seluruh pemain menjadikan turnamen bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai wadah menunjukkan karakter, kedisiplinan dan sportivitas dalam olahraga.
Ia mengingatkan para pemain agar mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada serta menghindari tindakan yang dapat mencoreng nama baik tim maupun daerah masing-masing.
“Permainan itu hal biasa, kalah dan menang itu hal biasa. Jadi, tunjukkan sportivitas, jangan buat malu. Ke depannya akan diselenggarakan lebih meriah lagi,” kata Arjan.
Arjan juga menyatakan akan memberikan perhatian kepada pemain-pemain yang tampil menonjol, termasuk pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak (top scorer) sepanjang turnamen.
Pembukaan turnamen turut dihadiri anggota DPRD Labuhanbatu Anggriani Dalimunthe dan mantan Plt Bupati Labuhanbatu Elya Rosa Siregar.
Ketua Askab PSSI Labuhanbatu, Hadi Khoirul Sinaga, mengatakan Kemerdekaan Cup 2026 menjadi bagian dari upaya menggairahkan kembali sepakbola sekaligus mendorong pembinaan olahraga di Kabupaten Labuhanbatu.
Menurutnya, kompetisi antardesa dan kelurahan seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada para pemain menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
“Jangan ada yang ribut-ribut. Kalau kalah, belajar lagi. Yang menang jangan bangga dulu. Masih panjang perjalanan menuju prestasi di dunia sepakbola,” ujar Hadi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para manajer yang telah mempersiapkan tim masing-masing. Kepada perangkat pertandingan, khususnya wasit, Hadi berpesan agar memimpin pertandingan secara adil dan profesional sehingga setiap laga dapat berlangsung aman serta menjadi pengalaman berharga bagi para pemain.
Sementara itu, Romario Simangunsong menegaskan turnamen tersebut tidak semata-mata mengejar prestasi olahraga. Menurutnya, Kemerdekaan Cup juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan masyarakat antardesa dan kelurahan.
Ia bahkan berkomitmen menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda rutin setiap tahun.
“Percayalah, mudah-mudahan kalau ini sukses, prioritas berikutnya kita akan besarkan lagi kegiatan ini,” katanya.
Romario berharap seluruh peserta mampu menjaga respect, mengedepankan kepala dingin dan menjadikan setiap pertandingan sebagai momentum mempererat hubungan antarpemain maupun masyarakat.
“Pertandingan ini menjaga silaturahmi antardesa ataupun kelurahan. Saya pastikan kegiatan ini tidak akan berhenti. Setiap tahunnya pasti akan diselenggarakan, kalau bisa saling menjaga dan saling mendukung sesama kita semua,” ujarnya.
Pertandingan perdana Kemerdekaan Cup 2026 mempertemukan kesebelasan Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, melawan FC Urung Kompas, Kecamatan Rantau Selatan.
Dengan semangat menang tanpa merendahkan dan kalah tanpa menyerah, turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga pemain-pemain potensial yang mampu mengharumkan nama Labuhanbatu di level yang lebih tinggi. (Ojak.H)











