BATURAJA, OKU, CN– Memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Baturaja Timur Polres OKU memperkuat langkah preemtif dan preventif melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah RT 07 RW 03, Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Kapolsek Baturaja Timur AKP Tony Zainudin, S.H., M.M., bersama Lurah Kemelak Bindung Langit, Ketua RW 03, Ketua RT 07 beserta perangkat lingkungan, Kanit Intel Polsek Baturaja Timur, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemelak Bindung Langit, serta warga setempat turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Dalam sosialisasi itu, personel kepolisian memberikan imbauan dan edukasi kepada warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar.
Masyarakat juga diingatkan bahwa kebakaran lahan tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian materi, tetapi dapat meluas dan mengancam lingkungan, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menimbulkan dampak terhadap kesehatan akibat paparan asap.
“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak warga untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan,” demikian inti imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Langkah preemtif dan preventif ini menjadi bagian dari upaya Polsek Baturaja Timur membangun kesadaran kolektif masyarakat agar potensi karhutla dapat ditekan sejak dini.
Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 10.30 WIB. Selama pelaksanaan sosialisasi, situasi di lokasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.
Polsek Baturaja Timur mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah karhutla demi keselamatan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan.











