Pertegas Layanan Keagamaan Berdampak, KUA Bahorok Narasumber di MT. Al-Insyaf 

oleh

Langkat Bahorok CN – Kemenag Berdampak adalah slogan serta delapan program prioritas (Asta Protas) dari Kementerian Agama RI yang bertujuan agar pelayanan dan program keagamaan memberikan manfaat nyata, inklusif, serta dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kemenag akan melakukan transformasi layanan keagamaan agar lebih mudah diakses dan memberikan manfaat langsung bagi umat. Hal ini mencakup digitalisasi layanan keagamaan, peningkatan kapasitas penyuluh agama, dan penguatan lembaga keagamaan sebagai pusat layanan sosial masyarakat.

example banner

 

Kementerian Agama menggencarkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan dan dampak layanan keagamaan. Lembaga-lembaga mitra diminta mengoptimalkan kolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat keamanan, media, ormas, masjid, serta lembaga zakat. Sehingga layanan keagamaan semakin luas dan berdampak. Karena itu, kerja sama lintas pihak menjadi kunci agar dakwah dan bimbingan menjangkau lebih banyak masyarakat.

 

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I, S. Pd.I, MM beserta jajarannya Penghulu dan penyuluh agama Islam bersinergi melaksanakan Layanan keagamaan berdampak dengan menjalin kerjasama dan kolaborasi bersama lembaga keagamaan yang ada di kecamatan Bahorok sekitarnya seperti pengajian Alhidayah, Majelis ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, BKPRMI, IPHI, kelompok majelis taklim dan berbagai media untuk kegiatan layanan keagamaan berdampak seperti penyuluhan agama dan dakwah sampai ke pelosok desa. Diantara kegiatannya adalah melaksanakan penyuluhan agama dengan majelis taklim Al-Insyaf yaitu pengajian ibu-ibu sedesa Namotongan, dimasjid Jamik desa Namotongan Kecamatan Kutambaru, Jum’at (02/10/2026). Kurnia yang hadir sebagai narasumber dalam tausiyahnya membahas keutamaan Silaturrahmi mengatakan bahwa

BACA  Polsek Perhentian Raja Tangkap Pengedar Narkoba di Desa Hangtuah Sita Sabu-sabu 2,25 Gram

Keutamaan silaturahmi adalah mendatangkan kelapangan rezeki, keberkahan umur, serta menjadi jalan menuju surga.

Kurnia merincikan beberapa keutamaan dan hikmah menjaga tali silaturahmi antara lain dilapangkan Rezeki dan Dipanjangkan Umur. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi (HR. Bukhari dan Muslim). Umur yang panjang diartikan sebagai keberkahan hidup dalam ketaatan dan manfaat bagi sesama.

BACA  Perkuat Dakwah dan Silaturrahmi, KUA Bahorok Berkolaborasi Laksanakan Gerakan Sholat Subuh berjamaah

Kemudian menjadi sebab masuk Surga karena menjaga hubungan kekeluargaan adalah salah satu amal yang mengantarkan seseorang ke dalam surga, sebagaimana disabdakan Nabi SAW dalam hadis riwayat Bukhari.

Silaturrahmi juga menghapus Dosa dan mendatangkan Rahmat. Pertemuan dalam silaturahmi, sapaan hangat, hingga niat karena Allah dapat menggugurkan dosa-dosa kecil dan mendatangkan curahan rahmat-Nya.

Silaturrahmi juga berarti menyambung hubungan dengan Allah, Allah SWT berjanji akan menyambung rahmat-Nya bagi hamba yang menyambung tali silaturahmi, sebaliknya pemutus tali rahim akan mendapat ancaman dan murka dari Allah.

Selainitu Silaturrahmi menguatkan Persaudaraan (Ukhuwah), menumbuhkan rasa empati, kasih sayang, serta keharmonisan di tengah masyarakat. Mari jaga silaturahmi dengan merawat kerukunan umat beragama dan saling menghormati serta toleransi ujarnya.

 

Diakhir tausiyahnya Kurnia yang juga sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Langkat ini mengingatkan bahwa KUA Kecamatan juga memiliki fungsi sebagai Pengelolaan Data dan Pemanfaatan Informasi Keagamaan diantaranya Layanan penerbitan surat rekomendasi pendirian majelis taklim, maka diharapkan Majelis Taklim Al-Insyaf dapat bersinergi dengan kementerian agama melalui KUA Kecamatan untuk meregistrasi serta mendaftarkan majelis taklimnya untuk dapat bekerjasama dalam dakwah dan ibadah sosial serta untuk keperluan lainnya.

BACA  Pastikan Pembangunan Berjalan, Polsek Pangkalan Susu Monitoring Jembatan Merah Putih

 

Sementara itu kepala desa Namotongan Supriadi sebagai pembina pengajian Al-Insyaf dalam sambutannya mengatakan bahwa pengajian yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali ini bertujuan untuk Silaturrahmi antar perwiritan dusun menjadi wirit Akbar sedesa Namotongan. Pengajian ini juga sebagai sarana informasi pembangunan desa, menambah wawasan untuk meningkatkan SDM dan ilmu agama guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Langkat yang religius, maju dan sejahtera, katanya menutup sambutannya.

 

Pengajian yang dihadiri ratusan ibu-ibu yang memadati ruangan masjid juga tampak hadir tokoh agama pendiri pengajian Al-Insyaf Apriadi dan pengurus BKM masjid.

Editor (zulfan nasution)

No More Posts Available.

No more pages to load.