Subuh Keliling di Masjid Baitul Huda, Kapolsek Kampar Kiri Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Masyarakat

oleh
oleh

Kampar Kiri,-CN -Polsek Kampar Kiri terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Baitul Huda, Desa Lipat Kain Utara, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Jumat (16/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman, S.H., M.H., bersama sejumlah personel Polsek Kampar Kiri dan jamaah Masjid Baitul Huda.

example banner

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panit II Lantas Ipda Bastian Noor, Ps. Kaspk II Aipda M. Faezal, serta Ps. Panit I Binmas Aipda Seprizoni Marta.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polsek Kampar Kiri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi serta membangun sinergi antara Polri dan masyarakat.

BACA  logo open navigation menu Beranda Berita Polsek Sosoh Buay Rayap Ikuti Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten OKU oprspitresogankomeringulu 15 Oktober 2026 19:00 0 Main Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image NextUI hero Image SOSOH BUAY RAYAP, OKU – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi bencana alam, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama unsur TNI, BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan masyarakat mengikuti kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Bendungan Bendali, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Simulasi dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU, Drs. Januar Effendi, M.I.Kom, serta diikuti oleh Camat Sosoh Buay Rayap beserta staf, personel Polsek Sosoh Buay Rayap, anggota Koramil Kota Baturaja, personel BPBD Kabupaten OKU dan BPBD Kecamatan Sosoh Buay Rayap, anggota Damkar Kecamatan Sosoh Buay Rayap, siswa-siswi SMA Pramuka Kwarcab OKU, serta masyarakat Desa Tungku Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten OKU menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memasuki musim kemarau. Masyarakat diimbau agar berperan aktif dalam upaya pencegahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat TNI dan Polri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pemetaan titik rawan atau hotspot, simulasi pemadaman dini, tindakan pencegahan dan pemadaman kebakaran, cara mendeteksi arah angin untuk mengantisipasi penyebaran api, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak banjir setelah turun hujan. Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir menggunakan perahu karet bersama tim gabungan dari unsur terkait. Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan koordinasi antarpersonel dalam melakukan penanganan awal serta evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Selain berfokus pada penanganan banjir dan tanah longsor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencegah karhutla, terutama di kawasan semak belukar, lahan yang tidak terurus, area perkebunan warga, serta wilayah lain yang berpotensi mengalami kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Sosoh Buay Rayap turut memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar tidak membuka, membersihkan, atau mengolah lahan pertanian dengan cara dibakar. Imbauan serupa juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas kepada warga di desa binaan masing-masing agar tidak melakukan pembakaran hutan, semak belukar, maupun lahan untuk keperluan perkebunan. Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, patroli terpadu yang melibatkan Polri, TNI, dan Masyarakat Peduli Api juga perlu dilaksanakan secara berkala, khususnya pada titik-titik yang dipetakan rawan terjadi karhutla. Melalui patroli tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan. Melalui kegiatan simulasi ini, Polsek Sosoh Buay Rayap bersama BPBD dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergitas lintas instansi untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan personel, pemahaman masyarakat, serta koordinasi yang baik diharapkan dapat meminimalkan risiko, mencegah timbulnya korban jiwa, dan mengurangi kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten OKU. Masyarakat pun diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, potensi banjir dan tanah longsor, serta bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Selain itu, Subuh Keliling menjadi sarana menghadirkan personel kepolisian secara langsung di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, sekaligus mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman, S.H., M.H., dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kebersamaan,” demikian draf pernyataan tersebut.

BACA  Tabrakan Beruntun di Perbaungan, Satu Sopir Tewas dan 9 Orang Luka-Luka

Ia juga diharapkan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta membangun komunikasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin harmonis. Dengan terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kampar Kiri agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” lanjut draf pernyataan tersebut.

BACA  Dansat Brimob Polda Sumut Hadiri Penanaman Pohon, Wujudkan Sumatera Utara yang Lebih Hijau dan Lestari

Melalui kegiatan keagamaan seperti Subuh Keliling, Polsek Kampar Kiri berupaya membangun kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri. Kedekatan antara personel kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang tertib.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan warga, sehingga berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban dapat diketahui serta ditangani melalui koordinasi yang baik.

Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Baitul Huda berakhir sekitar pukul 05.40 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan lancar.

Editor R Gulo

No More Posts Available.

No more pages to load.