Ribuan Jemaah Sambut Hafiz 30 Juz Muhammad Naja Hudia Afifurohman Agusfian di Pematangsiantar, Infak Terkumpul Rp10,6 Juta

oleh
oleh

PEMATANGSIANTAR .CN – Majelis Taklim (MT) Silaturahmi Kota Pematangsiantar menggelar kegiatan penyambutan hafiz Al-Qur’an 30 juz, Muhammad Naja Hudia Afifurohman Agusfian, di Masjid Al Ikhlas, Jalan Ampi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri ribuan orang tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mendorong lahirnya generasi Qur’ani di Kota Pematangsiantar.

example banner

Acara ini juga dimeriahkan dengan Bazar UMKM Silaturahmi binaan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pematangsiantar. Selain menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan keagamaan, bazar tersebut turut menghadirkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, infak yang terkumpul mencapai Rp10.600.000. Pengumpulan infak ini menjadi bagian dari semangat berbagi dan kepedulian umat yang tumbuh dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan turut hadir, di antaranya Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili Staf Ahli, Muhammad Hamdani Lubis, SH, MH; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Drs. H. Muhammad Ali Lubis; serta Lurah Bantan, Azis Syahputra, SE.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar yang diwakili Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kemenag Kota Pematangsiantar, H. Armansyah Pasaribu, S.Sos.I, bersama para Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pematangsiantar.

BACA  Kapolres Tebing Tinggi Laksanakan Program Polisi Peduli Pangan di Mekar Sentosa

MT Silaturahmi Perkuat Syiar Islam dan Kecintaan terhadap Al-Qur’an

Penyambutan Muhammad Naja Hudia Afifurohman Agusfian sebagai hafiz 30 juz menjadi momen istimewa bagi masyarakat. Kemampuan menghafal seluruh 30 juz Al-Qur’an merupakan pencapaian yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, kesabaran, serta komitmen untuk terus menjaga hafalan.

Melalui kegiatan ini, MT Silaturahmi Kota Pematangsiantar menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung dakwah Islam dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Antusiasme ribuan jemaah yang hadir memperlihatkan besarnya perhatian masyarakat terhadap kegiatan yang mengangkat nilai-nilai Al-Qur’an dan pendidikan keagamaan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para orang tua untuk mendorong anak-anak mereka mempelajari Al-Qur’an sejak dini, baik melalui membaca, memahami maknanya, maupun menghafalkan ayat-ayat suci.

Bazar UMKM Silaturahmi Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat

Selain kegiatan keagamaan, penyelenggaraan Bazar UMKM Silaturahmi binaan Kemenag Kota Pematangsiantar menjadi salah satu bagian menarik dalam rangkaian acara tersebut.

Kehadiran bazar UMKM memperlihatkan bahwa kegiatan majelis taklim juga dapat menjadi ruang untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau calon pembeli yang hadir dalam kegiatan.

Sinergi antara kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi ini diharapkan dapat terus dikembangkan. Dengan demikian, majelis taklim tidak hanya menjadi tempat memperkuat keimanan dan ukhuwah Islamiyah, tetapi juga dapat mendukung kemandirian ekonomi umat.

BACA  KUA Bahorok Tekankan Wawasan Keislaman, Implementasi Moderasi Beragama Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan 

Bazar tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara pelaku usaha, masyarakat, dan lingkungan pembinaan Kemenag Kota Pematangsiantar.

Infak Terkumpul Rp10.600.000, Tumbuhkan Semangat Kepedulian

Dalam kegiatan penyambutan hafiz 30 juz tersebut, infak yang terkumpul tercatat sebesar Rp10.600.000.

Perolehan infak tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam kegiatan yang melibatkan ribuan jemaah. Semangat berinfak mencerminkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan dan menumbuhkan budaya berbagi.

Pengelolaan dan pemanfaatan dana infak perlu dilakukan secara amanah dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan sesuai dengan tujuan pengumpulannya.

Momentum ini juga mengingatkan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari pengamalan nilai-nilai Islam. Semangat berbagi diharapkan terus tumbuh, baik melalui infak, sedekah, maupun berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dihadiri Unsur Pemerintah, MUI, dan Kementerian Agama

Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Ketua MUI, unsur kelurahan, serta jajaran Kementerian Agama menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

Keterlibatan Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pematangsiantar juga menjadi bagian penting dalam upaya pembinaan umat, khususnya untuk meningkatkan pemahaman keagamaan dan mendorong pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

BACA  Warga Tanjung Dalam yang Hilang Sebulan Ditemukan Meninggal Dunia di Kawasan Danau Kuningan Kurup Mati

Sinergi antara majelis taklim, pemerintah, tokoh agama, penyuluh agama, dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi umat.

Mendorong Lahirnya Generasi Qur’ani di Pematangsiantar

Penyambutan Muhammad Naja Hudia Afifurohman Agustian diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan bagi masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Ketua MT Silaturahmi Kota Pematangsiantar Hj. Nita Maulida Damanik SE dalam wawancaranya dengan pihak media mengatakan Generasi Qur’ani bukan hanya generasi yang mampu menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga generasi yang berusaha memahami, mengamalkan, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Melalui kegiatan ini, MT Silaturahmi Kota Pematangsiantar diharapkan terus berperan aktif dalam memperkuat dakwah Islam, membangun ukhuwah Islamiyah, mendukung UMKM, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat ucap Hj. Nita Maulida Damanik SE.

Kegiatan yang memadukan syiar Islam, pemberdayaan ekonomi melalui bazar UMKM, dan semangat berinfak tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan umat.

Dengan semangat mencintai Al-Qur’an dan kepedulian terhadap sesama, masyarakat diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

( Darmayani )

No More Posts Available.

No more pages to load.