Koalisi Bela Petani Bersatu Geruduk Mapolres Labuhanbatu

oleh
oleh

Rantauprapat| Sebanyak 300 massa yang tergabung dalam Koalisi Bela Petani Bersatu Sumatera Utara (KBPS SUMUT) yakni Kelompok Tani Bersatu Desa Meranti , Mahasiswa, GMNi, dan kaum ibu-ibu, berorasi di depan Kantor Polres Labuhanbatu, pada Rabu(5/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam aksinya massa mengajukan beberapa tuntutan antara lain :
1.Mendesak Kapolres Labuhanbatu untuk menghentikan proses hukum dan membebaskan Nanda Perwira Gautama
2.Mendesak Bupati Labuhanbatu untuk bertanggung jawab penuh dalam penyelesaian konflik agraria yang terjadi antara PT. Tolan Tiga Indonesia dengan Kelompok Tani Bersatu
3.Berikan Jaminan Hak atas tanah kepada Kelompok Tani Bersatu Desa Meranti
4.Tindak tegas Perkebunan yang menguasai lahan diluar Batas HGU yang sudah ditetapkan.

BACA  Sambangi Warga Damar Sari, Polsek Padang Hilir Sampaikan Pesan Kamtibmas
example banner

Pimpinan Aksi Solihin Anwar Muda Ritonga dalam orasinya meminta agar Kapolres Labuhanbatu dapat dengan segera membebaskan sdr. Nanda Perwira gautama dari segala tuntutan hukum.

Setelah melakukan orasi secara bergantian, akhirnya Kapolres Labuhanbatu memenuhi tuntutan massa dengan menghampiri kumpulan massa dan mengajak massa ke Halaman Mapolres Labuhanbatu, mengingat arus lalulintas yang lalu lalang di ruas jalan bisa terganggu.

BACA  Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Depan Hotel Altha Bangkinang

Dalam arahannya Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat. SIK. MH menyampaikan kepada kelompok aksi massa agar setiap permasalahan yang ada saat ini diserahkan sepenuhnya kepada pihak terkait antara Perusahaan dengan Kelompok Masyarakat Petani tanpa melakukan tindakan yang dapat merugikan kedua belah pihak, kami dari pihak Kepolisian akan tetap menjaga agar situasi tetap kondusif,ungkap Kapolres.

BACA  Peringatan HARDIKNAS 2026, Sekertaris Daerah Minta Guru Didik Anak Dengan Hati Dan Ilmu Ferdi ansyah May 4, 2026 IMG_20260504_175931 Dilihat : 7 Way Kana . Jurnallampung.com,-Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak serta ketulusan dalam mendidik guna mencetak generasi unggul dari Bumi Ramik Ragom. Hal tersebut disampaikan pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. “Kita perlu menguatkan partisipasi semesta. Pendidikan yang berkualitas harus bisa dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali,” ujarnya, Sabtu, 2 Mei 2026. Velli menyoroti dua aspek penting dalam pendidikan, yakni penguatan emosional dan penguasaan ilmu pengetahuan. Menurutnya, guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter siswa. “Didiklah dengan hati, majulah dengan ilmu,” ucapnya. Harapannya peringatan Hardiknas tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum bagi tenaga pendidik untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan global.

Pimpinan Kelompok Aksi massa ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan akan berlanjut melakukan orasi di Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan pada pukul 14.00.WIB.
(Ojak.H)

No More Posts Available.

No more pages to load.